Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
MEDAN -Kabar duka menyelimuti Polrestabes Medan dengan meninggalnya Briptu S, seorang personel yang tersandung kasus narkoba. Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy Marbun, membenarkan kabar tersebut dengan menyatakan bahwa Briptu S meninggal dunia di RS Bhayangkara akibat menderita suatu penyakit. Namun, Teddy enggan memberikan detail lebih lanjut terkait kematian Briptu S.
Briptu S, yang ditahan di Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara, menghembuskan napas terakhir pada Rabu (10/4/2024). Teddy menyatakan bahwa pihaknya ikut berduka cita atas kepergian anggota mereka, meskipun ia mengakui bahwa perhatian Kapolda terhadap masalah narkoba membuat anggota yang terlibat harus diproses secara tegas.
Sebelumnya, Briptu S yang merupakan personel Satreskrim Polrestabes Medan dari Unit PPA, ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Sumut karena terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di sekitar lokasi hiburan malam di Jalan H Adam Malik, Kota Medan. Kepergian Briptu S mengingatkan kita akan kompleksitas dan risiko yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat kepolisian.
Kabarnya, Briptu S diamankan pada Sabtu dini hari, dan informasi ini mengundang beragam tanggapan dari berbagai pihak. Meskipun telah berusaha mengkonfirmasi dengan Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu, namun belum ada respons resmi yang diberikan terkait hal ini.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba, mengonfirmasi bahwa Briptu S memang merupakan personel dari satuan mereka. Hal ini menegaskan bahwa kasus ini sedang menjadi sorotan dan memperlihatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak mengenal jabatan atau status sosial.
Kematian Briptu S menjadi pelajaran berharga bagi aparat kepolisian dan masyarakat luas akan bahaya serta dampak yang ditimbulkan oleh narkoba. Semoga tragedi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat.
(K/09)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL