Komisi III DPR Minta Pertimbangan Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan: “Bukan Pelaku Utama”
JAKARTA Komisi III DPR memberikan perhatian khusus terhadap kasus anak buah kapal (ABK) Fandi Ramadhan (26) yang dituntut hukuman mati a
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BARATÂ – Empat warga di Aceh telah ditangkap oleh pihak kepolisian atas dugaan keterlibatan dalam penyelundupan pengungsi Rohingya ke wilayah Aceh Barat. Dua dari pelaku tersebut diamankan setelah terjebak di atas kapal yang terbalik di tengah laut Meulaboh, bersama dengan puluhan pengungsi yang mereka bawa, 3 April 2024.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, dalam keterangannya kepada wartawan, menyebutkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima pada Rabu, 20 Maret lalu. Pada saat itu, nelayan Aceh Barat melakukan evakuasi terhadap empat orang dari laut ke darat. Tiga jam kemudian, seorang nelayan mengevakuasi enam pengungsi Rohingya beserta seorang warga Aceh Selatan yang diketahui sebagai ABK kapal KM Rizky Nelayan.
Lebih lanjut, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 69 pengungsi Rohingya lainnya yang bertahan di atas kapal pada Kamis, 21 Maret. Dari rombongan pengungsi tersebut, teridentifikasi dua warga Aceh yang juga merupakan ABK kapal tersebut.
Menurut Kapolres, setelah dilakukan pemeriksaan, para pelaku memberikan informasi mengenai beberapa nama yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk inisial S, K, R, dan MK Alias Pak Cik, yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
“Orang yang diduga menjadi otak dalam kasus penyelundupan ini adalah HS,” ungkap Andi.
Tim gabungan berhasil menangkap HS di gerbang Tol Seulimuem, Aceh Besar pada Senin, 25 Maret, saat hendak melarikan diri. Saat ini, keempat pelaku telah ditahan di Polres Aceh Barat.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa HS menerima bayaran sebesar Rp 5 juta per orang dari agen yang berada di Malaysia untuk memasukkan pengungsi Rohingya ke wilayah Aceh dan selanjutnya ke Malaysia. Rencananya, para pengungsi tersebut akan dibawa ke wilayah Ujung Raja Nagan Raya, Sumatera Utara, menggunakan truk, dan kemudian diseberangkan ke Tanjung Selangor, Malaysia.
Skandal penyelundupan ini mengungkapkan sisi gelap perdagangan manusia di perairan Aceh, di mana keberadaan jaringan penyelundupan yang terorganisir dengan baik telah menyebabkan penderitaan bagi para pengungsi Rohingya yang berusaha mencari perlindungan dan kehidupan yang lebih baik. Kini, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membongkar jaringan penyelundupan ini dan mengakhiri perburuan manusia yang merugikan ini.
(K/09)
JAKARTA Komisi III DPR memberikan perhatian khusus terhadap kasus anak buah kapal (ABK) Fandi Ramadhan (26) yang dituntut hukuman mati a
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesalkan pernyataan kontroversial pemilik akun media sosial sasetyaningtyas yang menye
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Sejumlah papan bunga berisi ucapan selamat dan terima kasih kepada Bupati Tapanuli Selatan menghiasi kompleks perkantor
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Lapangan Merdeka selama Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan te
PEMERINTAHAN
MAKASSAR Dua perwira di lingkungan Polres Toraja Utara ditahan di Polda Sulawesi Selatan setelah diduga terlibat dalam kasus peredaran n
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 mengalami defisit Rp54,6 tril
EKONOMI
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam untuk berhatihati membeli produk asal Amerika Serikat (AS) yang masu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggunaan jet pribadi dari manta
HUKUM DAN KRIMINAL
GIANYAR Polres Gianyar melalui Polsek Tampaksiring memastikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan tepat sasa
NASIONAL
GIANYAR Polres Gianyar menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan pada Senin (23/2/2026) pukul 08.30 Wita di Lapangan Apel Tribrata. Kegiatan ini
NASIONAL