DPRD Medan Kritik Sistem Pendaftaran Mudik Gratis, Warga Banyak Kecewa
MEDAN Ketua Komisi II DPRD Medan, Kasman bin Marasakti Lubis, mengkritik pelaksanaan program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Med
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Di tengah sorotan publik yang memperhatikan tindak kekerasan, anak mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo, harus menelan pil pahit saat putusan pengadilan menjatuhkan hukuman panjang. Bersama rekan setangguhnya, Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas, mereka menghadapi realita kelam di balik jeruji besi Lapas Salemba.
Dalam sebuah adegan yang menampar hati, kedua terdakwa, Mario Dandy dan Shane Lukas, disaksikan oleh banyak mata yang penasaran, berdiri tegar mengenakan busana sederhana. Tetapi, di balik senyuman yang tercipta, tersirat kebingungan dan kepahitan atas nasib yang tergantung pada bilangan hitam dan putih dalam berita acara pelaksanaan putusan pengadilan.
Dalam sebuah putusan yang diambil oleh Mahkamah Agung (MA), Mario Dandy dan Shane Lukas terpaksa harus meratapi masa depan mereka di balik jeruji besi, setelah kasasi yang diajukan mereka ditolak tanpa belas kasihan. Mario Dandy dijatuhi hukuman 12 tahun penjara, sedangkan Shane Lukas mendapat vonis 5 tahun.
Tidak hanya memilukan bagi kedua terdakwa, namun juga bagi keluarga mereka. Rafael Alun Trisambodo, sang ayah yang pernah menjabat sebagai pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu, kini harus menelan pahitnya kekecewaan dan harapan yang hancur. Baginya, ini adalah ujian berat yang mungkin tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Dalam proses hukum yang panjang dan melelahkan, keadilan diukur dengan takdir yang tertera dalam hitungan angka di sebuah putusan pengadilan. Meskipun demikian, di balik kata-kata dingin dan keputusan yang terkubur dalam undang-undang, ada manusia-manusia yang harus menghadapi konsekuensi atas tindakan mereka.
Keputusan MA yang menolak kasasi Mario Dandy dan Shane Lukas tidak hanya menjadi pelajaran bagi mereka, tetapi juga cermin bagi kita semua. Bahwa, di dunia yang keras dan tanpa ampun, tiap tindakan memiliki konsekuensi, dan tiap pelanggaran akan dibayar dengan harga yang mahal.
Sementara nama-nama dan peristiwa ini akan segera menghilang dari berita, cerita ini akan tetap terpatri dalam ingatan. Sebuah peringatan bagi kita semua untuk berpikir dua kali sebelum bertindak, dan untuk selalu berpegang pada prinsip kejujuran dan keadilan, bahkan ketika godaan menghampiri.
(K/09)
MEDAN Ketua Komisi II DPRD Medan, Kasman bin Marasakti Lubis, mengkritik pelaksanaan program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Med
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya untuk membersihkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari praktik KKNkorupsi, kolusi, dan nepotisme
NASIONAL
JAKARTA Bulan Ramadan 1447 Hijriah segera memasuki sepuluh malam terakhir, periode istimewa yang dinanti umat Islam untuk mendapatkan Lail
AGAMA
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau seluruh anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaa
NASIONAL
SUMSEL Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan tanam raya jagung serentak seIndonesia kuartal I tah
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara resmi membuka Kolaborasi Pekan Ramadan Sumatera Utara 2026 di kawasan Pekan Raya Sumat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan duka cita atas meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano pada Sab
ENTERTAINMENT
YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima delapan mahasiswa asal Gaza, Palestina, yang terdampak konflik perang di wilayah tersebu
PENDIDIKAN
JAKARTA Perusahaan teknologi WhatsApp dilaporkan tengah mengembangkan paket langganan premium bernama WhatsApp Plus untuk pengguna aplikas
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi tinggi kepada organisasi keagamaan AlJam&039iyatul Washliyah at
PEMERINTAHAN