DPR Tegaskan Sony Sanjaya Tak Layak Dapat Perlindungan LPSK Usai Ditolak Jadi Justice Collaborator
JAKARTA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, tidak layak menda
NASIONAL
JAKARTA – Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), kembali menjadi sorotan publik setelah didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 44,5 miliar oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jaksa KPK Masmudi membacakan dakwaan tersebut di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (28/2/2024), mengungkapkan aliran dana gratifikasi ini meliputi sejumlah penggunaan yang mencolok, termasuk pengaliran uang ke Partai NasDem.
Menurut Jaksa Masmudi, sebagian besar dana gratifikasi ini mengalir ke beberapa tujuan yang sangat bervariasi. Sejumlah besar uang ini, sebanyak Rp 40.123.500 juta, diduga dialirkan ke Partai NasDem melalui Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Selain itu, istri SYL juga diduga menerima dana gratifikasi sebesar Rp 938 juta.
“Dana gratifikasi yang diterima SYL diduga berasal dari bawahannya di lingkungan Kementerian Pertanian. Sekretaris Jenderal dan pejabat eselon I Kementan diminta untuk mengumpulkan uang yang kemudian digunakan untuk keperluan pribadi SYL,” ungkap Jaksa Masmudi.
Dalam pembacaan dakwaan tersebut, rincian penggunaan dana gratifikasi tersebut juga diuraikan. Penggunaannya meliputi keperluan keluarga, keperluan pribadi, kado undangan, operasional menteri, bantuan bencana alam, hingga perjalanan luar negeri.
Atas dugaan penerimaan gratifikasi ini, SYL didakwa melanggar Pasal 12 huruf e atau huruf f atau Pasal 12B juncto Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal-pasal tersebut mengatur tentang penyalahgunaan jabatan dan penerimaan hadiah atau janji dari pihak lain yang berkaitan dengan jabatan.
Perkara ini menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat, memunculkan pertanyaan akan integritas dan etika dalam pelayanan publik. Diharapkan proses hukum yang berjalan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
(k/09)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, tidak layak menda
NASIONAL
GORONTALO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara saat ini mulai meminta pasokan komoditas pang
NASIONAL
SOLO Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan memulai rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah mulai Jumat (26/6/
POLITIK
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pemulihan rumah sakit yang terdampak bencana ban
NASIONAL
JAKARTA Persaingan smartphone di segmen harga terjangkau semakin menarik sepanjang 2026. Meski harga ponsel terus mengalami kenaikan, se
SAINS DAN TEKNOLOGI
CARACAS Pemerintah Venezuela mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani dampak gempa bumi kuat yang mengguncang sejumlah wilayah di
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat terkait kasus du
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas dugaan pemberian uang s
NASIONAL
JAKARTA Istri mantan Menteri Agama periode 20202024, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, Eny Retno Yaqut, menyampaikan apresiasi atas l
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi. Mata ua
EKONOMI