Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
Jakarta – Remaja perempuan berusia 15 tahun berinisial AZH ditemukan tewas dalam keadaan mencekam di dalam rumahnya sendiri. Meskipun awalnya kebakaran diduga menjadi penyebab kematian, namun fakta-fakta kelam yang terungkap kemudian menggugah hati.
DZ, pria berusia 53 tahun yang ternyata adalah pamannya, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, langkah-langkah hukum pun kini harus dihadapi oleh pelaku.
Kisah tragis ini membuka lembaran kegelapan pada Jumat, 2 Februari 2024, saat hidup seorang remaja diakhiri dengan kejam di dalam rumahnya sendiri. Pembunuhan yang terjadi di tengah-tengah waktu belajar menjadi pukulan telak bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Penyelidikan polisi terungkap setelah laporan kebakaran menyingkap rahasia kelam yang tersembunyi di balik dinding rumah di Jalan Cempaka. Ternyata, korban bukanlah korban kebakaran, melainkan korban pembunuhan yang disamarkan dengan kebakaran.
Motif pembunuhan ini menghadirkan kesedihan yang mendalam. DZ, pamannya sendiri, diduga membunuh keponakannya karena sakit hati. Rasa kesal dan amarah yang memuncak karena sering ditagih utang oleh orang tua korban menjadi pemicu terjadinya tragedi ini.
“Kehadiran pelaku di rumah korban tidak berujung pada pertemuan keluarga yang hangat. Sebaliknya, ia mengambil kursi dan memukulkan pada keponakannya sendiri,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, Iptu Muhammad Idris, saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Ketidakpercayaan masyarakat sekitar terhadap kejadian yang tragis ini begitu mendalam. DZ, yang seharusnya menjadi bagian dari kehangatan keluarga, justru menjadi sumber kesedihan bagi lingkungan sekitar.
Kompol Nazirwan, Kapolsek Tanjung Priok, menegaskan bahwa tindakan hukum akan diambil sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP juncto Pasal 338 KUHP juncto Pasal 80 ayat (3) juncto Pasal 76C Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tegasnya.
Tragedi ini tidak hanya menjadi cerminan kekerasan dalam keluarga, tetapi juga sebagai peringatan bagi seluruh masyarakat akan bahaya dan konsekuensi dari tindakan kekerasan dalam keluarga. Semoga keadilan dapat ditegakkan untuk mengembalikan kedamaian bagi keluarga korban, dan memberikan pembelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keharmonisan dan mengatasi konflik dengan cara damai dalam keluarga.
(FZ/011)
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL