Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
GUNUNGKIDUL – kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Gunungkidul Pada hari Selasa, tanggal 30 Januari 2024, menjadi sorotan setelah kejadian tragis yang menimpa seorang warga asal Wonosari, Gunungkidul, bernama Ade Hermawan. Ade menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan oleh seorang oknum petugas saat momen kunjungan tersebut.
Dalam rangkaian kunjungan ke Gunungkidul, Presiden Jokowi memilih untuk berhenti sejenak di depan Pasar Argosari, Wonosari. Di tengah kerumunan warga yang antusias menunggu kedatangan beliau, Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk membagikan kaos kepada para warga yang telah menunggu dengan penuh antusiasme di depan pasar. Namun, suasana gembira itu berubah menjadi tegang ketika Ade Hermawan, seorang warga yang juga berada di dekat kerumunan tersebut, membentangkan sepanduk yang berisi dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) Capres-Cawapres nomor 03.
Spanduk tersebut memiliki tulisan yang cukup provokatif, “Selamat datang Bapak Jokowi, kami sudah pintar, kami pilih Ganjar.” Tulisan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pasangan calon tertentu, yang mungkin tidak selaras dengan pandangan politik dari pihak-pihak tertentu di lokasi tersebut.
Keberanian Ade Hermawan untuk menyuarakan pendapatnya ternyata menjadi pemicu sebuah insiden yang mengejutkan. Dia mendadak didatangi oleh seorang individu yang tidak dikenal, yang tubuhnya gemuk dan berbadan besar. Tanpa berkata apa pun, individu tersebut merebut spanduk dari tangan Ade dan kemudian melakukan tindakan kekerasan dengan memukul Ade secara kasar.
Insiden tersebut tidak hanya menimbulkan kejutanan di tengah kerumunan yang hadir, tetapi juga menciptakan suasana ketegangan dan kekhawatiran di sekitar lokasi. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum petugas tersebut mengundang kecaman dan keprihatinan dari berbagai pihak, serta menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kebebasan berpendapat di ruang publik.
Ketidakadilan yang dialami oleh Ade Hermawan menjadi cerminan dari kompleksitas politik dan kebebasan berpendapat di Indonesia. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap hak asasi manusia dan penegakan hukum yang adil dalam menanggapi insiden-insiden semacam ini. Semoga kasus ini dapat segera ditangani secara tuntas dan memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak tentang pentingnya menghormati pendapat dan hak-hak setiap individu dalam berdemokrasi.
(A/08)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA