KPK Bantah Tuduhan Tersembunyi dalam Alihkan Penahanan Yaqut, Pastikan Proses Hukum Terbuka
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan yang menyebutkan bahwa pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama Ya
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG –Tiga remaja yang diduga melakukan pelecehan terhadap turis Singapura akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian Polrestabes Bandung. Ketiganya ditangkap setelah peristiwa tersebut viral dalam sebuah vlog yang diunggah oleh pasangan Darien dan Joanne. Dalam video tersebut, Joanne, sang turis, mengaku menyadari bahwa dirinya telah dilecehkan saat melakukan vlog di Jalan Braga, Kota Bandung pada 29 Desember 2024.
Joanne yang sempat merasa tidak nyaman saat berada di lokasi, mengungkapkan bahwa area sensitifnya disentuh oleh salah satu pemuda yang mengikuti mereka saat itu. Setelah melihat tayangan ulang vlog-nya, Joanne baru menyadari tindakan tersebut dan mengungkapkan kesedihannya.
“Saya baru sadar setelah melihat tayangan ulang video, ada pria yang mengikuti dan menyentuh bagian belakang saya,” ungkap Joanne dalam vlognya.
Tak terima dengan perlakuan yang dialami sang kekasih, Darien kemudian memberi syarat kepada para pelaku agar tidak diproses secara hukum. Melalui akun Instagram-nya, Darien mengumumkan bahwa mereka bersedia untuk tidak membawa kasus ini lebih lanjut dengan satu syarat, yaitu pelaku harus meminta maaf secara terbuka melalui video yang berisi permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia, kepada mereka berdua, dan kepada warga Bandung.
Pengakuan Pelaku
Setelah ditangkap, ketiga remaja yang berasal dari Kabupaten Bandung tersebut memberikan pengakuan mereka. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengungkapkan bahwa para pelaku awalnya mengikuti Joanne dan Darien karena merasa tertarik dengan vlog yang sedang dilakukan dalam bahasa Inggris.
Salah satu pelaku, NF, mengakui bahwa tangannya secara tidak sengaja menyentuh bagian belakang korban ketika melewati di jalan sempit. Dua pelaku lainnya, RM dan MCA, memberikan pengakuan yang berbeda. RM mengaku hanya menyentuh tas milik turis tersebut, sementara MCA membantah terlibat dalam pelecehan tersebut.
“Saya tidak sengaja menyentuh korban saat berjalan bersama teman-teman di jalan sempit. Teman saya mengatakan ‘punten aa’ (permisi), dan tangan saya menyentuh bagian belakang korban,” jelas NF.
Meskipun demikian, para pelaku tetap merasa bersalah dan meminta maaf secara terbuka. Mereka telah memenuhi syarat yang diberikan oleh Darien dengan membuat video permintaan maaf kepada korban dan warga Bandung
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan yang menyebutkan bahwa pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama Ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji yang melibatkan mantan Menteri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mengeluarkan lima desakan terkait pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kon
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Piala Gubernur Sumatera Utara (Sumut) 2025/2026 mencatatkan sejarah sebagai Liga 4 pertama di Indonesia yang menggunakan operator
OLAHRAGA
MEDAN MARELAN Puskesmas Rengas Pulau di bawah pimpinan dr. Voidance Bakara terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi
KESEHATAN
PADANGSIDIMPUAN Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel, Yusrizal Nasution, bersama anggota organisasi, melakukan kunjungan
NASIONAL
LANGKAT Tragedi memilukan terjadi di Batu 10, Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat, pada Kamis (26/3/2026) sore. Sepasang kekasih yang did
PERISTIWA
SOLO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia teta
EKONOMI
MEDAN, SUMUT Komitmen Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehata
KESEHATAN
MEDAN, SUMUT Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya peran apoteker dalam menunjang keberhasilan perawatan pasien
KESEHATAN