Rapat Paripurna DPRD Sumut Diwarnai Interupsi, Bobby Nasution 'Walk Out': OPD Keluar!
MEDAN Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025
PEMERINTAHAN
TANGGERANG –Alasan polisi menolak permintaan pendampingan dari Ilyas Abdurrahman, seorang bos rental yang menjadi korban penembakan di Tol Tangerang-Merak, terungkap. Anaknya, Agam Muhammad Nasrudin, mengungkapkan bahwa mereka sempat meminta bantuan petugas Polsek Cinangka untuk mendampingi mereka mengejar mobil yang dibawa kabur oleh pelaku, namun permintaan tersebut ditolak.
“Saya bilang ke petugas di Polsek, ‘buat apa bertugas? Ini untuk mendampingi saya kok enggak mau’,” kata Agam, Jumat (3/1/2025).
Saat itu, korban dan timnya sedang mengejar mobil Brio yang dibawa kabur oleh pelaku yang diketahui membawa senjata api. Meskipun Polsek Cinangka berada tak jauh dari lokasi, pihak polisi menolak memberikan pendampingan karena korban tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang hendak dikejar.
Kapolsek Cinangka, AKP Asep Iwan Kurniawan, membantah tuduhan penolakan tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan prosedur standar dengan meminta dokumen kendaraan terlebih dahulu. “Kami tidak mau gegabah untuk mendampingi hal itu,” jelas Asep, dilansir dari Kompas.com.
Setelah permintaan pendampingan ditolak, Agam dan ayahnya melanjutkan pengejaran dengan bantuan rekan-rekan komunitas. Namun, ketika mereka mencoba untuk menyergap pelaku, situasi berubah mencekam ketika mobil Sigra yang mengikuti mereka melepaskan tembakan.
Ilyas dan rekannya, R (59), menjadi korban tembakan. Ilyas tertembak di dada, sementara R tertembak di tangan. Ilyas akhirnya meninggal dunia setelah dibawa ke IGD RSUD Balaraja. Agam menggambarkan kejadian tersebut sebagai sangat mengerikan, dengan suara tembakan yang menggema sebelum para pelaku melarikan diri.
Kasus ini bermula ketika Ilyas dan timnya melacak mobil Brio yang disewa oleh A, seorang pria yang telah membawa kabur kendaraan tersebut. Setelah beberapa hari mencari, Agam dan ayahnya memutuskan untuk meminta bantuan polisi namun mendapat penolakan dari pihak Polsek Cinangka.
Agam mengungkapkan bahwa dalam pengejaran mereka, pelaku sempat mengaku sebagai anggota TNI AU dan menodongkan senjata api kepada mereka. Insiden penembakan terjadi di Rest Area Balaraja, setelah serangkaian kejar-kejaran di jalan tol yang melibatkan beberapa mobil.
(N/014)
MEDAN Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025
PEMERINTAHAN
MEDAN Polda Sumatera Utara mengungkap 3.865 kasus tindak pidana narkoba sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara memastikan enam personel Polri aktif telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana nark
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara resmi melaporkan pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Sumatera Utara. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam proses evakuasi ledakan rumah mewah di Komplek Grand Polonia, Kecamatan Medan
PERISTIWA
MEDAN Nama Kahiyang Ayu, istri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, disebut dalam persidangan dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion F
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Me
KESEHATAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Juli Tahun 2026 yang berlangsun
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Asa
OLAHRAGA
ASAHAN Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Dermaga Gudang 104 Pelabuhan Ujung Baru Belawan, Senin (20/7/2026) pagi. Ratusan pr
PEMERINTAHAN