BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Sopir yang Tusuk Kernet Damri di Lampung Ungkap Alasan Emosional di Balik Aksinya

Redaksi - Jumat, 14 Februari 2025 11:51 WIB
Sopir yang Tusuk Kernet Damri di Lampung Ungkap Alasan Emosional di Balik Aksinya
Kasus penusukan terhadap kondektur bus Damri oleh sopir mobil Fortuner di Bandar Lampung
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDAR LAMPUNG -Kasus penusukan terhadap kondektur bus Damri oleh sopir mobil Fortuner di SPBU Nunyai, Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, pada Minggu (9/2/2025) lalu mengejutkan banyak pihak. Juriadi (55), sopir yang kini telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, mengungkapkan bahwa aksi emosional tersebut dipicu oleh sejumlah faktor pribadi yang membebaninya.

Menurut pengakuan Juriadi, yang merupakan warga Desa Negara Ratu, Kecamatan Pubian, Lampung, peristiwa itu terjadi saat dirinya mengisi bahan bakar di SPBU, di mana ia tiba-tiba bersitegang dengan Arief Rahman (28), kondektur bus Damri. "Saya tidak sengaja menyerobot antrean. Namun, ketika saya ditegur, emosi saya langsung meledak," kata Juriadi dalam wawancara setelah kejadian.

Ternyata, di balik kekesalan yang muncul, Juriadi tengah menghadapi situasi emosional yang berat. Istrinya baru saja meninggal dunia sepuluh hari sebelumnya, dan anaknya yang turut dalam perjalanan itu terus menangis di dalam mobil. "Saya sedang berduka. Anaknya menangis di mobil, dan pikiran saya juga terbebani dengan berbagai masalah," tambahnya.

Juriadi mengungkapkan bahwa dalam kondisi emosional yang sangat tertekan, ia merasa tidak dapat mengendalikan dirinya. "Saya sangat menyesal, semua ini tidak ada niat buruk. Saya hanya ingin pulang ke kampung halaman," ucapnya dengan penuh penyesalan.

Peristiwa ini bermula ketika Juriadi, yang mengendarai mobil Fortuner, tiba di SPBU dan mendapati bus Damri juga antre untuk mengisi bahan bakar. Ketika keduanya bersenggolan, terjadi cekcok antara keduanya, dan Arief menegur Juriadi untuk tetap berada di antrean. Teguran ini justru memicu emosi Juriadi, yang lalu menyerang Arief menggunakan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, Arief mengalami luka tusuk di bagian dada kiri, sementara sopir bus Damri, Harjulin, juga terluka akibat pukulan Juriadi.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menyampaikan bahwa setelah kejadian tersebut, Juriadi melarikan diri dan membuang pisau yang digunakannya di area jalan tol. "Kami tengah melakukan pencarian untuk menemukan senjata tajam yang dibuang oleh pelaku," ujarnya.

Meski begitu, Juriadi mengungkapkan penyesalannya atas perbuatannya. "Saya minta maaf kepada korban dan keluarganya. Semua ini tidak ada kesengajaan dan saya sangat menyesal," tutup Juriadi yang kini tengah menjalani proses hukum atas tindakan kekerasan yang dilakukannya.

(tb/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru