Keributan yang terjadi di kafe tersebut tidak hanya mengakibatkan satu anggota TNI AL meninggal dunia, namun juga membuat dua anggota TNI AL lainnya terluka. Serda JDL, yang mengalami luka tusukan akibat benda tajam, meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan dua rekannya, Sertu SE dan Serda R, masing-masing mengalami luka di bagian tubuh yang berbeda, yakni di bawah ketiak kanan dan di jari tangan kiri.
Kepala Dinas Penerangan Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa kejadian tersebut sedang ditangani oleh Pomal (Polisi Militer Angkatan Laut). "Saat ini sudah ditangani pihak Pomal," ujarnya.