Logikanya di mana? Kejahatan terjadi di depan mata, tapi polisi justru melempar tanggung jawab? Apakah harus menunggu laporan resmi dulu baru bisa bertindak? Jika begitu, untuk apa ada polisi di tempat kejadian kalau hanya berdiri dan menonton tanpa berbuat apa-apa?
Kejadian ini menampar keras wajah aparat keamanan di Pelabuhan Belawan. Pelabuhan internasional yang seharusnya menjadi gerbang negara justru dibiarkan dikuasai kriminal! Premanisme dan perampokan berkeliaran, sementara polisi yang seharusnya melindungi masyarakat justru bersikap seolah tak peduli. Apa kerja Polres Pelabuhan Belawan? Apakah keamanan publik bukan prioritas mereka?
Korban, yang merasa sangat kecewa dan marah, menyatakan bahwa pengamanan di pelabuhan ini sangat lemah dan jauh dari standar yang seharusnya diterapkan di pelabuhan kelas internasional. Jika keamanan di titik penting seperti pelabuhan saja tidak bisa dijaga, bagaimana dengan tempat-tempat lain di kota ini?