"Kayak Upin-Ipin", Menhut Puji Kekompakan Kapolda-Pangdam Riau Berantas Karhutla
PEKANBARU Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memuji penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang dinilainya berja
PEMERINTAHAN
MEDAN -Polrestabes Medan memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan terhadap tahanan, Salman Alfaris Siregar, yang sempat menghebohkan publik.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, dalam wawancara di Polrestabes Medan, Kamis (27/2/2025), menyatakan bahwa setelah melakukan konfirmasi dan visum terhadap Salman, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.
Gidion menjelaskan bahwa Salman, yang sebelumnya dikabarkan mengalami penganiayaan di sel tahanan Polrestabes Medan, telah mengklarifikasi bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi.
Salman mengaku, selama pemeriksaan, bahwa pernyataan mengenai penganiayaan itu diungkapkan dalam kondisi psikis yang tidak stabil.
"Dia (Salman) mengakui bahwa pernyataan penganiayaan yang disampaikan adalah saat dirinya sedang dalam kondisi psikologis yang terganggu," ujar Kombes Gidion.
Ia menambahkan bahwa Salman kini sudah tidak lagi ditahan karena telah berdamai dengan pihak yang melaporkannya terkait perkara penipuan dan penggelapan yang menjadi dasar penahanannya.
Salman, warga Kabupaten Deli Serdang, sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan setelah dilaporkan kritis pada 29 Januari 2025.
Menurut keterangan kuasa hukum Salman, Tuseno, keluarga Salman menerima informasi bahwa ia dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka lebam di tubuhnya, serta darah yang keluar dari air seninya.
"Setelah dicek, keadaan korban ada luka lebam di tangan, kaki, dan hidung. Kemudian, ada darah keluar dari air seninya. Sewaktu siuman, korban juga mengalami ketakutan," ungkap Tuseno kepada Kompas.com, Senin (10/2/2025).
Tuseno juga menyebutkan bahwa Salman mengaku telah dianiaya oleh beberapa orang, yang diduga merupakan orang suruhan dari pihak yang melaporkannya.
Meskipun laporan penganiayaan telah dibuat oleh istri Salman ke Polda Sumut, pihak Polrestabes Medan memastikan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan terkait dugaan keterlibatan aparat dalam kasus ini.
Namun, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan bukti penganiayaan yang signifikan.
Kasus ini masih menjadi perhatian pihak berwenang, dan keluarga Salman berharap agar penyelidikan dapat mengungkap kebenaran di balik peristiwa yang terjadi.
(km)
PEKANBARU Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memuji penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang dinilainya berja
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 pada 2027 dapat menciptakan sekitar 2
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan uji materi UndangUndang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya mengamankan 322 orang yang diduga berkaitan dengan kerusuhan setelah demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada di atas 5 belum sepenuhnya dirasaka
EKONOMI
KUPANG Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan tidak ada tambahan korban meninggal akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (
NASIONAL
JAKARTA, BITVONLINE.COM Dua permohonan Visa D2 yang diajukan PT Buana Media Independen belum memperoleh keputusan hampir dua bulan setel
NASIONAL
JAKARTA Polri mencatat 189 laporan polisi terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Dari penangana
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan soal pengemudi becak motor yang sempat tercatat dalam
EKONOMI