Ahli KPU Khairul Fahmi: Syarat Pendidikan Gibran Tak Tepat Lagi Diuji Lewat PHPU
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG -Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Riza Nasrul Falah Sopandi, ditangkap oleh pihak kepolisian saat tengah berpesta sabu bersama dua rekannya di Kecamatan Cililin pada Rabu (5/3/2025) dini hari.
Komisioner Divisi Humas dan Datin Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Muamarullah, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Bawaslu RI.
"Kami akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu RI," ujar Muamarullah, Jumat (7/3/2025).
Terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada Riza, Muamarullah menegaskan bahwa keputusan akhir akan berada di tangan Bawaslu RI setelah proses peradilan selesai.
"Kami menunggu tindak lanjut dari Bawaslu RI. Kalau untuk proses itu (pencopotan dari jabatan), menunggu keputusan pengadilan yang inkrah," jelasnya.
Saat ini, Bawaslu Jabar tengah mengumpulkan bukti-bukti dan mengonfirmasi kasus ini ke Polres Cimahi.
Bukti-bukti tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pemberian sanksi terhadap yang bersangkutan.
"Kalau sudah turun keputusan, baru nanti akan ada sikap pasti (sanksi)," tambah Muamarullah.
Ia juga mengimbau seluruh ketua dan komisioner Bawaslu di daerah untuk menjauhi narkoba, mengingat sebagai pejabat publik, tindakan tersebut dapat mencoreng nama lembaga.
"Kami sebagai lembaga negara Bawaslu Provinsi Jawa Barat hanya bisa mengimbau teman-teman untuk tidak melakukan hal demikian," tegasnya.
Sebelumnya, polisi menangkap Riza Nasrul Falah Sopandi bersama dua rekannya, Taupan Yuwono dan Rian Irawan, di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, pada Rabu (5/3/2025) pukul 02.30 WIB.
Kapolres Cimahi, AKBP Tri Subartanto, mengungkapkan bahwa ketiganya merupakan teman satu angkatan saat kuliah, di mana dua rekan Riza kini berprofesi sebagai pengacara.
"Tersangka merupakan Ketua Bawaslu Bandung Barat, pesta sabu bersama dua teman angkatan tatkala kuliah. Mereka (saat ini) berprofesi sebagai pengacara," ujar AKBP Tri Subartanto, Jumat (7/3/2025).
Dari tangan para tersangka, polisi menemukan alat isap sabu atau bong serta narkoba jenis sabu sisa pemakaian seberat 0,84 gram.
"Pada saat kami amankan, mereka sedang konsumsi sabu. Kami juga temukan barang bukti alat isap bong," jelasnya.
Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
(km/a)
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari mengungkap alasan KPU tidak meragukan dokumen pendidikan Gibran Rak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim Konstitusi Arsul Sani menegur ahli dari pihak terkait, Muhammad Rullyandi, dalam sidang sengketa syarat pencalonan Wakil P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi menilai pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden merupakan satu kesatuan.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari memaparkan kronologi pembentukan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 92 atas Bangladesh dalam pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelo
OLAHRAGA
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar praktik judi online yang beroperasi di Kota Medan dan Tebing Tinggi. Poli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari membantah adanya niat untuk mempermudah Gibran Rakabuming Raka menj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Galeri Mustika Deli yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan memperkuat perannya sebagai pusat kriya dan kuliner terpa
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan kehidupan masyarakat di Kota M
PEMERINTAHAN