INSAN Binjai Wisuda 402 Sarjana, Resmikan Program Magister Pendidikan Agama Islam
BINJAI Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) Binjai mewisuda 402 lulusan Program Sarjana (S1) dalam prosesi Wisuda XXIX yang digelar
PENDIDIKAN
JAKARTA -Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah keras adanya informasi yang menyebutkan bahwa PT Aneka Tambang (ANTAM) terlibat dalam kasus korupsi yang merugikan negara hingga mencapai Rp5,9 kuadriliun.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut adalah tidak benar dan menyesatkan publik.
Dalam keterangan kepada wartawan pada Selasa (11/3), Harli menjelaskan bahwa tidak ada angka kerugian negara sebesar itu dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung.
"Mana ada itu, tidak ada kerugian sebesar itu. Dari proses yang sedang berjalan juga tidak menyebut jumlah kerugian itu," tegasnya.
Dua Kasus Korupsi ANTAM Harli mengungkapkan bahwa saat ini Kejagung tengah menangani dua kasus korupsi yang melibatkan PT ANTAM, yaitu kasus jual beli emas yang melibatkan Budi Said dan pengelolaan komoditas emas sebanyak 109 ton.
Namun, kedua kasus tersebut tidak ditemukan adanya kerugian negara yang mencapai Rp5,9 kuadriliun seperti yang disebutkan dalam informasi yang beredar.
"Tidak ada kerugian negara sebesar itu. Dua kasus yang sedang ditangani, baik terkait Budi Said maupun emas 109 ton, tidak ada yang melibatkan kerugian hingga angka itu," ujarnya.
Selain itu, Harli juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai emas 109 ton yang dikaitkan dengan kasus ANTAM merupakan emas palsu adalah informasi yang keliru.
"Emasnya asli, dari kasus yang kami tangani selama ini, emasnya asli," ujar Harli menambahkan.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan ANTAM, Syarif Faisal Alkadrie, memberikan penjelasan terkait kualitas produk emas yang diproduksi oleh perusahaan.
Syarif menegaskan bahwa seluruh produk emas ANTAM sudah memenuhi standar internasional dan diproses di pabrik yang tersertifikasi oleh London Bullion Market Association (LBMA).
BINJAI Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) Binjai mewisuda 402 lulusan Program Sarjana (S1) dalam prosesi Wisuda XXIX yang digelar
PENDIDIKAN
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali pada Jumat, 19 Juni 2026
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta akan didominas
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akan mengalami hujan ringan
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan ring
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran pihak swasta, Glory Harimas Sihombing (GHS), dalam kasus dugaan korupsi tata kelola
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi G
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran direksi dan komisaris lima bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara
EKONOMI