Fakta Sidang: Pria di Medan Bekap Istri hingga Tewas usai Cekcok
MEDAN Seorang pria, Asrizal (46), didakwa membunuh istrinya, Nur Sri Wulandari, di rumah mereka di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, mantan Komisaris Utama Pertamina, menyatakan bahwa Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, seharusnya ikut diperiksa dalam kasus korupsi yang melibatkan anak perusahaan Pertamina. Ahok mengungkapkan hal tersebut saat memberikan keterangan di Kejaksaan Agung pada Kamis (13/3/2025).
Ahok menilai, jika Riva yang merupakan Dirut sebelumnya sudah menjadi tersangka, maka Alfian yang menjabat sebelumnya pun perlu dipanggil oleh penyidik.
Alfian sendiri ditarik dari PT Pertamina Patra Niaga pada 2023 untuk menjabat sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur di PT Pertamina Persero.
"Saya kira nanti beliau (Alfian) bisa sudah dipanggil atau belum, saya enggak tahu. Harusnya sudah dipanggil ya. Kan masih dirut yang lama. Kalau Pak Riva kena (jadi tersangka), harusnya dirutnya (sebelum Riva) juga dipanggil, mungkin ya," ujar Ahok kepada wartawan di kawasan Kejaksaan Agung, Jakarta.
Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 10 jam, Ahok menjelaskan soal agenda dan isi rapat yang dilakukannya selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina pada periode 2019-2024.
Ahok mengaku tidak dapat memberikan data lebih lanjut karena sudah mundur dari jabatannya dan data yang dibutuhkan penyidik harus diperoleh langsung dari Pertamina.
"Tentu, saya sampaikan pada Kejaksaan (Agung) penyidik. Intinya, saya mau membantu. Mana yang kurang nanti setelah dia dapat data-data dari Pertamina, setelah mereka pelajari, saya akan datang lagi jika dipanggil," ungkapnya.
Ahok juga mengungkapkan keterkejutannya atas temuan Kejaksaan Agung terkait skandal korupsi yang melibatkan anak perusahaan Pertamina.
Dia mengaku kaget mengetahui adanya praktik penyimpangan dan fraud yang dilakukan di tingkat operasional perusahaan.
Namun, dia menegaskan bahwa hal tersebut terjadi di bawah pengawasan yang tidak ia ketahui saat menjabat sebagai Komisaris Utama.
"Ternyata di bawah ada apa kita enggak tahu. Kinerja Pertamina kan bagus terus selama saya di sana. Jadi kita enggak tahu tuh," kata Ahok.
Lebih lanjut, Ahok menegaskan bahwa kasus ini jauh lebih rumit daripada isu pengoplosan Pertamax yang sempat menjadi perbincangan publik.
Ia mengatakan bahwa jika memang ada pengoplosan Pertamax, maka konsumen pasti sudah merasakannya, tetapi hal ini tidak menjadi fokus utama dalam kasus yang tengah diselidiki.
Dalam pemeriksaan hari ini, Ahok juga menyampaikan bahwa ada beberapa arahan yang ia berikan selama masa jabatannya yang tidak dijalankan oleh jajaran Pertamina.
Ahok meminta agar penyidik mendalami lebih lanjut mengenai alasan tidak dilaksanakannya arahan-arahan tersebut.
(tb/a)
MEDAN Seorang pria, Asrizal (46), didakwa membunuh istrinya, Nur Sri Wulandari, di rumah mereka di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, mengusulkan penggunaan sistem verifikasi biometrik seperti sidik jari atau retina ma
NASIONAL
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Marzuki Ali Basyah, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang digela
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan mengkaji dampak putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan hanya Badan Pemeriksa K
NASIONAL
JAKARTA Persidangan perdana kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank, M Ilham Pradipta, mengungkap peran tiga prajurit TNI dal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Sosial mulai menyiapkan transisi penggunaan kendaraan operasional berbasis listrik sebagai bagian dari upaya efisien
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan insentif bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi peserta program M
NASIONAL
KUPANG Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melepas Pawai Paskah Akbar 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 6 April 2026.
NASIONAL
LABUHANBATU Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memusnahkan sebuah bom mortir yang ditemukan warga di kawasan Da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan kementerian dan lembaga agar menggunakan anggaran negara secara disiplin dan
EKONOMI