Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
MEDAN -Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan keributan antara seorang konten kreator bernama Rahmat Hidayat atau yang dikenal dengan nama Aleh, dengan seorang pria bernama Helmy di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Pirngadi, Medan.
Dalam video tersebut, tampak keduanya terlibat adu mulut hingga saling berebut ponsel, dan diduga terjadi penganiayaan.
Rahmat Hidayat melalui akun Instagram pribadinya mengunggah video kejadian disertai narasi bahwa dirinya menjadi korban kekerasan.
Ia mengaku dipukul dan istrinya dihina dengan kata-kata kasar.
"Ini bukti video bahwasanya saya mendapatkan kekerasan fisik dan memaki istri saya dengan bahasa kotor. Perihal ini akan segera saya laporkan ke pihak yang berwajib. Bantu kawal kasus ini teman-teman agar saya dan keluarga mendapatkan keadilan. Niat baik malah berujung petaka," tulis Aleh dalam unggahannya.
Versi Helmy: Konten Kreator Diduga Ganggu Ketertiban RS
Namun, Helmy yang menjadi pihak berseteru dengan Aleh memiliki versi berbeda.
Ia menjelaskan bahwa kejadian berawal pada Jumat malam (4/4), sekitar pukul 23.40 WIB, saat ia sedang berada di rumah sakit untuk menjenguk kerabatnya yang baru selesai operasi akibat kecelakaan kerja.
Saat hendak pulang dan melewati area Instalasi Gawat Darurat (IGD), Helmy mengaku melihat sekelompok orang merekam video sambil melontarkan kata-kata yang tidak pantas terhadap tenaga kesehatan (nakes) dan membuat kegaduhan.
"Saya lihat sekelompok orang sambil merekam seperti membuat konten, melontarkan kata-kata kasar terhadap perawat/petugas rumah sakit," ujar Helmy.
Merasa terganggu, abang Helmy pun menegur kelompok tersebut agar menjaga ketenangan, mengingat banyak pasien yang butuh istirahat.
Namun, teguran tersebut justru berujung adu mulut.
Aleh dan istrinya disebut tidak terima dan diduga membalas dengan kata-kata yang memancing emosi.
"Konten kreator itu justru memaki dan bahkan mendoakan ibu saya jadi ODGJ. Saya refleks mendorong dia sambil mengingatkan agar menjaga sopan santun," ungkap Helmy.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan kedua belah pihak.
Namun, video viral tersebut menuai berbagai tanggapan dari warganet yang terpecah antara membela konten kreator dan keluarga pasien.
Pihak RSUD Pirngadi Medan dikabarkan tengah mengevaluasi insiden tersebut dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi terkait ketertiban serta keamanan di lingkungan rumah sakit, khususnya di ruang IGD yang seharusnya menjadi tempat tenang untuk penanganan pasien.
(tb/a)
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK