Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi, dari Matikan Lampu hingga Beralih ke Mobil Listrik
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan hidup hemat en
NASIONAL
LOMBOK - Sungguh ironis, seorang tukang servis Air Conditioner (AC) berinisial H (29) justru menerima upah tak biasa berupa narkotika jenis sabu dari pelanggannya, pasangan suami istri S (48) dan SN (40), warga Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.
Ketiganya ditangkap saat tengah pesta sabu bersama di dalam rumah pada Kamis (3/5/2025).
Penangkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat usai menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di kediaman pasutri tersebut. "H ini dipanggil untuk bersihkan AC dan bantu bersih-bersih rumah.
Namun bukannya dibayar dengan uang, dia malah diajak nyabu oleh pemilik rumah," terang Kasat Resnarkoba Polres Lombok Barat, AKP I Nyoman Diana Mahardika.
Petugas yang melakukan penggerebekan mendapati ketiganya dalam keadaan teler. Hasil tes urine menunjukkan positif mengandung narkotika.
S dan SN sendiri merupakan residivis kasus narkoba yang belum jera meski sudah pernah menjalani hukuman.
Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti beberapa paket sabu siap pakai, alat isap (bong), uang tunai sebesar Rp500.000, serta tiga unit handphone.
"Tersangka S mengaku baru menggunakan sabu selama lima tahun, dan menyebut sang istri juga turut mengonsumsinya," tambah Mahardika.
Sementara H hanya bisa tertunduk dan menyesali keputusannya menerima "bayaran" yang justru menjerumuskannya ke balik jeruji besi. "Saya dibayar pakai sabu, diajak nyabu, saya mau," ujar H lirih.
Ketiga pelaku kini harus menghadapi ancaman hukuman berat. Mereka dijerat Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1, dan/atau Pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, serta denda mulai dari Rp1 miliar hingga Rp10 miliar.
Penangkapan ini menjadi peringatan keras akan bahayanya peredaran narkoba yang mulai menyusup ke berbagai lapisan masyarakat, bahkan dalam hubungan kerja paling sederhana sekalipun.*
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan hidup hemat en
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan hasil penyelamatan keuangan negara senilai Rp11,4 triliun ke kas negara. Uang tersebut bera
NASIONAL
JAKARTA Indonesia memimpin pernyataan bersama di Perserikatan BangsaBangsa (PBB) yang mengutuk keras serangan terhadap pasukan penjaga pe
INTERNASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) terus mengakselerasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi kor
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indones
NASIONAL
DELI SERDANG Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Deli Serdang, Sumatera Utara, rampung
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memanggil Ketua Pansus Hak Angket Haji DPR 2024, Nusron Wahid, dalam penyidikan kasus dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kesul
NASIONAL