BREAKING NEWS
Minggu, 19 April 2026

Orangtua Fredy Sagala Tuding Polisi Lakukan Kekerasan Saat Penangkapan Anaknya

- Minggu, 13 April 2025 13:06 WIB
Orangtua Fredy Sagala Tuding Polisi Lakukan Kekerasan Saat Penangkapan Anaknya
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Penangkapan Fredy Sagala oleh pihak Polrestabes Medan pada Sabtu, 6 April 2025, atas dugaan kasus pembunuhan, menuai sorotan dari pihak keluarga.

Sang ibu, Metiana Silalahi, menyampaikan keluhan atas dugaan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap anaknya.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Metiana mengaku kecewa dan merasa tidak mendapat kejelasan dari pihak berwenang sejak awal penangkapan Fredy.

Ia menyebut bahwa saat penangkapan terjadi, anaknya tidak melakukan perlawanan, namun justru mengalami pemukulan oleh beberapa anggota polisi.

"Anak saya saat ditangkap tidak melakukan perlawanan. Tapi malah dipukul oleh polisi. Itu yang saya sesalkan," ujar Metiana, Minggu (13/4/2025).

Tidak hanya itu, ia juga mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mengakses informasi mengenai keberadaan Fredy setelah penangkapan dilakukan. Bahkan, ia menyebut sempat dihalangi untuk melihat kondisi anaknya di dalam tahanan.

"Kami sempat tidak tahu di mana Fredy dibawa, dan saat kami ingin menjenguknya, sempat dihalangi. Saat akhirnya kami bisa melihatnya, kondisinya sudah berbeda," tambah Metiana.

Yang paling membuat keluarga terpukul adalah kondisi terkini Fredy. Menurut pengakuan Fredy kepada keluarganya saat dijenguk di tahanan Polsek Sunggal, ia mengalami luka tembak di kedua kakinya. Fredy mengklaim bahwa saat ditembak, matanya dalam keadaan tertutup.

"Kami menduga kekerasan terhadap Fredy sudah di luar batas kemanusiaan. Anak saya ditembak di kedua kakinya padahal tidak melawan," ucap Metiana sedih.

Pihak keluarga menyatakan akan menghormati proses hukum yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya kasus pembunuhan yang menjerat Fredy kepada aparat penegak hukum. Namun, mereka meminta agar tindakan kekerasan yang dialami Fredy juga diusut tuntas.

"Saya meminta Kapolda Sumut untuk mengusut dugaan kekerasan terhadap anak saya. Kami juga meminta agar Fredy segera divisum untuk memastikan bukti-bukti luka akibat kekerasan," tegas Metiana.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan kekerasan yang disampaikan keluarga Fredy Sagala.*

(bs/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru