Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
SEMARANG – Sebanyak sembilan narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Semarang dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan setelah hasil tes urine menunjukkan mereka positif menggunakan narkoba. Pemindahan ini dilakukan setelah tes yang dilaksanakan pada Selasa (10/12/2024) oleh pihak Rutan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah.
Kepala Rutan Semarang, Eddy Junaedi, mengonfirmasi bahwa sembilan narapidana tersebut dinyatakan positif menggunakan sabu dan pil koplo. Pemindahan mereka ke Lapas Nusakambangan dilakukan pada Kamis malam (12/12/2024), setelah melalui proses yang cukup tegang. Eddy menyebutkan bahwa suasana di dalam rutan sempat memanas setelah hasil tes urine diumumkan. Beberapa narapidana dilaporkan berteriak dan membuat keributan, yang sempat mengganggu ketertiban.”Memang betul terkonfirmasi sembilan orang positif narkoba,” kata Eddy saat ditemui di kantornya pada Selasa (17/12/2024).Eddy mengungkapkan bahwa meskipun penggeledahan rutin sudah dilakukan, indikasi awal menunjukkan bahwa narkoba mungkin masuk ke dalam rutan melalui barang-barang titipan pengunjung. “Kami sudah rutin melakukan penggeledahan manual, tetapi ke depan, sistem deteksi dan alat pendukung perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa,” tambah Eddy.
Eddy juga menegaskan bahwa narapidana yang terbukti menggunakan narkoba akan menerima sanksi disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku. Sanksi tersebut termasuk pencatatan dalam Register F yang dapat memengaruhi hak-hak mereka, seperti remisi dan asimilasi. Rutan Semarang akan tetap tegas dalam menangani kasus narkoba dan tidak akan memberikan toleransi kepada warga binaan yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.”Kami tidak akan memberi toleransi,” tegasnya.Proses pemindahan sembilan narapidana ke Lapas Nusakambangan merupakan langkah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Semarang. Eddy menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pengawasan di dalam rutan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba lebih lanjut.Selain itu, pihak Rutan Semarang juga berencana meningkatkan sistem pengawasan dan menggunakan alat deteksi yang lebih canggih agar tidak ada lagi kasus serupa di masa mendatang.Pihak berwenang berharap bahwa dengan adanya tindakan tegas ini, Rutan Semarang dapat menjadi tempat yang lebih aman dan bebas dari peredaran narkoba. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI