Pendidikan Karakter Jadi Bekal Hadapi Tantangan Zaman, Ini Pesan DWP Sumut untuk Pelajar
MEDAN Pendidikan karakter dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk moral, etika, dan kepribadian positif anak agar mampu menghadap
PENDIDIKAN
BATU BARA -Aroma ketidakberesan kembali menyeruak dari tubuh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Batu Bara. Kali ini, pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) jenis crawler rotavator merk Maxxi T3100 senilai Rp354 juta lebih, yang bersumber dari APBD 2023, menjadi sorotan tajam.
Mesin modern yang seharusnya mempercepat proses olah tanah itu justru menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, hingga kini keberadaan dan pemanfaatannya tidak jelas, seolah-olah lenyap tanpa jejak. Dugaan kuat muncul bahwa rotavator tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian sebagaimana tujuan awal pengadaannya.

Ironisnya, bukan hanya soal alsintan yang diduga mangkrak, penggunaan honor pengadaan barang/jasa senilai Rp5 juta lebih atas nama Sumain S.P, yang juga pejabat Distanbun, ikut memperkeruh persoalan. Publik mempertanyakan, atas dasar apa alsintan negara itu digunakan atas nama pribadi pejabat, bukan atas nama institusi atau kelompok tani penerima?
Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Ir. Susiliawati, M.Si, memilih bungkam. Upaya menghubunginya lewat telepon tidak membuahkan hasil. Sementara Kabid Sarana dan Prasarana Distanbun, Armen Syah, beralasan belum bisa memberikan keterangan dengan dalih "sibuk di lapangan".
Sikap tutup mulut pejabat Distanbun semakin mempertebal dugaan bahwa ada yang tidak beres dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Padahal, dalam Perda Kabupaten Batu Bara Nomor 8 Tahun 2021, sudah ditegaskan bahwa setiap pengelolaan aset daerah wajib transparan dan akuntabel, termasuk mekanisme sewa, kerja sama, ataupun penghapusan aset melalui lelang.
Menanggapi situasi ini, Ketua Rumban Sumut, Yudi, dengan tegas menyatakan pihaknya akan segera melayangkan surat resmi kepada Distanbun. Surat itu bertujuan meminta verifikasi lengkap terkait pencatatan dan penggunaan alsintan dalam sistem administrasi BMD, termasuk aset mana saja yang disewakan, dilelang, atau masih dikuasai pihak tertentu.
"Kami tidak akan tinggal diam. Pengelolaan aset daerah itu bukan untuk memperkaya oknum pejabat. Jika perlu, kami dorong penegak hukum untuk turun tangan," tegas Yudi.
Kasus ini menjadi potret buram pengelolaan aset di sektor pertanian yang seharusnya menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah. Publik Batu Bara kini menanti: apakah Distanbun berani membuka semua data secara terang-benderang? Atau justru memilih berlindung di balik alasan-alasan klise?*
MEDAN Pendidikan karakter dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk moral, etika, dan kepribadian positif anak agar mampu menghadap
PENDIDIKAN
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Bali pada Jumat, 11 Sep
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Jumat, 11 Septem
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Jumat, 11
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Jumat, 11 September 20
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Jumat, 11 S
NASIONAL
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali menyoroti dokumen akademik Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya mempersoalkan ijazah,
POLITIK
BENGKAYANG Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Dikreg ke67 sebagai Tim Edukasi Lemdiklat Polri turun langsung mengedukasi masyarakat di Kabu
NASIONAL
JAKARTA Data kemiskinan Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia (World Bank) menunjukkan angka berbeda cukup jau
EKONOMI