DPR Geram! Oknum Brimob Diduga Aniaya Siswa Madrasah hingga Tewas di Tual
JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendesak penegakan hukum maksimal terhadap anggota Brimob yang diduga mengan
HUKUM DAN KRIMINAL
MATARAM -Kasus pelecehan seksual yang melibatkan Agus, seorang pria difabel tanpa lengan, terus berkembang. Hingga saat ini, total korban yang melapor ke polisi telah mencapai 17 orang. Sembilan dari korban tersebut sudah memberikan keterangan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, termasuk dua di antaranya yang masih di bawah umur.
Menurut Andre Saputra, pendamping korban, banyak korban yang awalnya merasa takut untuk melapor karena khawatir tidak akan dipercaya oleh masyarakat. “Ada rasa takut dari para korban, terutama karena mereka khawatir tidak akan dipercayai, sehingga banyak dari mereka yang sempat terdiam dan tidak berani untuk melapor,” kata Andre, Senin (16/12/2024).
Kasus ini pertama kali mencuat setelah seorang mahasiswi di Mataram, yang berinisial MA, melapor ke Polda NTB atas dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh Agus. Setelah laporan tersebut, korban-korban lain mulai berani membuka suara dan melaporkan kejadian serupa yang mereka alami.
“Ada beberapa korban lainnya yang baru melapor setelah korban pertama, MA, berani untuk berbicara. Ini menunjukkan bahwa meskipun masyarakat sempat sulit percaya dengan laporan tersebut, namun keberanian satu korban memunculkan keberanian bagi korban lainnya,” ujar Ade Latifa, pendamping korban lainnya.
Saat ini, Agus telah berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini, namun ia tidak ditahan di penjara. Agus dikenakan tahanan rumah karena kondisi fisiknya yang mengharuskannya menjalani perawatan khusus, mengingat ia merupakan difabel tanpa lengan.
Meskipun begitu, kasus ini menarik perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan mendalam terkait kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, serta pentingnya perlindungan hukum bagi korban.
Penyidik Polda NTB terus mendalami kasus ini, dengan harapan bisa mengungkap lebih banyak korban dan memberikan keadilan yang seadil-adilnya. Para korban, baik yang sudah memberikan keterangan maupun yang masih dalam proses pelaporan, diberikan dukungan penuh oleh para pendamping hukum dan psikolog.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih berani melaporkan kasus-kasus serupa dan tidak takut akan diskriminasi atau ketidakpercayaan dari publik. Polisi juga memastikan akan menangani kasus ini dengan serius dan transparan.
Sampai berita ini diterbitkan, penyidikan kasus ini masih berlangsung, dan pihak kepolisian meminta agar masyarakat tidak ragu untuk melapor jika mengetahui atau menjadi korban pelecehan seksual serupa.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendesak penegakan hukum maksimal terhadap anggota Brimob yang diduga mengan
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Kematian NS, bocah 12 tahun asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, masih dalam penyelidikan. Dugaan
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington DC pada Jumat, 20 Febr
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menanggapi wacana dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo Subianto.Menurut Paloh, Nas
POLITIK
JAKARTA Menteri Luar Negeri (Sugiono) menyatakan belum ada keputusan terkait sosok anggota TNI yang akan menjabat sebagai Wakil Komandan
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan koordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Unit Kep
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sebagai bentuk kepedulian terhadap petani dan mendukung program ketahanan pangan Presiden RI, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Sia
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid (HNW), mengecam keras penangkapan imam
POLITIK
DENPASAR Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan Provinsi Bali turun langsung ke lapa
EKONOMI
SUKABUMI Kasus tragis menimpa seorang anak lakilaki di Kampung Leuwi Nanggung, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukab
HUKUM DAN KRIMINAL