Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan 32 Orang dan Lukai 700 Warga, La Guaira Jadi Zona Bencana
CARACAS Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 32 o
INTERNASIONAL
Jakarta – Cerita menarik datang dari Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Taufiequrachman Ruki yang mengaku hampir menjadi korban pungutan liar (pungli) saat hendak memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM). Pengalaman tersebut ia bagikan dalam sebuah acara, dan kini cerita itu viral di media sosial.
Dalam video yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok @strawberrymishake, Taufiequrachman menceritakan peristiwa yang terjadi ketika dirinya ingin memperpanjang SIM setelah masa berlaku SIM-nya habis setelah pensiun. Ia menuju lokasi di Jalan Batu Ceper, Jakarta Pusat, untuk menjalani ujian perpanjangan SIM. Namun, sesampainya di sana, ia justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan.
Taufiequrachman mengungkapkan bahwa ia tidak lulus ujian yang dilaksanakan oleh oknum polisi yang bertugas, meski statusnya sebagai Inspektur Jenderal Polisi. “Begitu saya pensiun, SIM saya abis, saya pergi ke Batu Ceper Jakarta. Ujian di sana, nggak dilulusin gue, nggak dilulusin. Inspektur jenderal, bekas polisi lalu lintas ujian,” ujarnya dalam video tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menceritakan bagaimana dirinya nyaris dimintai uang oleh oknum polisi yang mengurus perpanjangan SIM. “Akhirnya saya ngeluarin dompet. Begini dia mau ambil, gue pegang tangannya. Gue bilang, ‘buka mata lu, gue siapa?’ Ada yang kenal ‘pak maaf pak. Aku pun mau dipungli, ini the real story’.” kata Taufiequrachman, dengan tegas menghentikan aksi pungli tersebut.
Cerita ini langsung menuai berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang menanggapi dengan sindiran terhadap praktek pungli yang masih terjadi, meskipun sudah banyak usaha untuk memberantasnya. “Tahulah pimpinan harus sering-sering lihat kelakuan anak buah di bawah,” tulis @makarlancar. “Bukannya sudah dari dulu, dari generasi ke generasi gitu mulu ya,” tulis @suarawarga26.
Tak ketinggalan, warganet lain berkomentar, “Pernah dengar siapa yang bilang ya dulu…. Valentino Rossi pun kalau ujian SIM di Indonesia gak bakalan lolos..” tulis @muhammadsani521. Taufiequrachman Ruki dikenal sebagai seorang mantan perwira tinggi kepolisian dan politikus. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode 2003-2007 dan Pelaksana Tugas Ketua KPK pada 2015.(trbn)
(christie)
CARACAS Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 32 o
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ma&03
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, didakwa menerima suap berupa uang tunai dan sebuah rumah dengan total n
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG Polda Jawa Barat memastikan tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR, Taufik Hidayat, ditan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan keterlibatan masyarakat dalam pemilihan logo resmi Hari Ulang Tah
NASIONAL
BENER MERIAH Tim Subuh Keliling (SULING) Polres Bener Meriah kembali menggelar kegiatan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat sebaga
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap strategi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihakpihak yang
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, tidak layak menda
NASIONAL
GORONTALO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara saat ini mulai meminta pasokan komoditas pang
NASIONAL