Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Sebelumnya, PT Medan telah memperkuat vonis mati terhadap Hendrik Kosumo (41), pemilik pabrik ekstasi, sebagaimana tertuang dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan No. 1778/Pid.Sus/2024/PN Mdn.
"Perbuatan terdakwa memenuhi unsur melakukan, mengimpor, mengekspor, atau menyalurkan narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman melebihi 5 gram," tegas Hakim Ketua Longser Sormin.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan jaringan narkotika yang beroperasi dari rumah dengan struktur peran yang kompleks, mulai dari produksi, pengawasan, hingga distribusi.*
(at/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.