BREAKING NEWS
Minggu, 19 April 2026

Gagal Terbang ke Lombok, Penumpang Asal Aceh Tertangkap Selundupkan 1 Kg Sabu di Bandara Kualanamu

Adelia Syafitri - Senin, 02 Juni 2025 11:40 WIB
Gagal Terbang ke Lombok, Penumpang Asal Aceh Tertangkap Selundupkan 1 Kg Sabu di Bandara Kualanamu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN– Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat lebih dari 1 kilogram berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan Bandara Internasional Kualanamu (KNIA/KNO) pada Senin dini hari (2/6/2025), sekitar pukul 04:40 WIB.

Pelaku berinisial RI (31), warga Dusun Geudong Sagoe, Desa Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, diamankan saat hendak terbang ke Lombok dengan penerbangan transit di Jakarta.

Kecurigaan bermula ketika petugas Aviation Security (Avsec) memantau bagasi RI melalui mesin X-Ray pada sistem Baggage Handling System (BHS).

Tampak dua benda mencurigakan dalam koper milik RI, sehingga petugas segera melakukan pemeriksaan manual.

"Saat dilakukan pengecekan langsung, ditemukan dua bungkusan putih mencurigakan dalam bagasi," ujar sumber dari PT Angkasa Pura Aviasi.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai Kualanamu.

Setelah dilakukan narkotest, dua bungkusan tersebut dinyatakan positif mengandung narkotika jenis sabu dengan berat total sekitar 1.007 gram.

Kini pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

"Benar, tadi pagi ada diamankan seorang penumpang pesawat dalam kasus penyelundupan narkotika, dan kini kasusnya sudah ditangani Ditresnarkoba Polda Sumut," ujar salah satu pejabat PT Angkasa Pura Aviasi yang enggan disebut namanya.

Penangkapan ini kembali menegaskan kewaspadaan tinggi aparat di bandara terhadap modus baru penyelundupan narkoba melalui jalur udara.

Pihak keamanan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadi kurir narkoba karena ancamannya sangat serius dan berdampak hukum berat.*

(wp/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru