Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memuncak
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
PEKANBARU – Polda Riau terus mendalami penyelidikan atas kasus tragis tewasnya dua balita kakak beradik di kolam bekas proyek milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Rokan Hilir, Riau.
Sejumlah pejabat perusahaan pelat merah itu telah diperiksa untuk dimintai keterangan.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Asep Darmawan, menyebut bahwa beberapa nama dari jajaran manajemen PT PHR telah dipanggil penyidik.
Dua di antaranya adalah pejabat teknis dengan peran penting dalam proyek.
"Kasus meninggalnya dua anak balita di Rokan Hilir saat ini masih dalam proses. Dari PT PHR ada yang diperiksa. Yang sudah dimintai keterangan antara lain Project Engineering berinisial NSH dan Senior Analyst Environment Compliance berinisial AJH," ujar Asep, Rabu (4/6/2025).
Selain dua nama tersebut, terdapat delapan pejabat lainnya dari PT PHR yang turut diperiksa.
Mereka adalah MW, RH, HH, ANJ, AZ, KDP, RRT, dan STM.
Seluruhnya memiliki posisi strategis dalam kegiatan operasional perusahaan di wilayah tersebut.
"Semua saksi-saksi di lokasi juga kita periksa. Bertahap kita mintai keterangan guna mengungkap secara menyeluruh penyebab insiden ini," imbuh Asep.
Diketahui, insiden memilukan itu terjadi pada 22 April 2025 di Dusun Mekar Sari, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
Korban adalah kakak beradik bernama Ferdiansyah Harahap (4) dan Fahri Winata (2) yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah tercebur ke kubangan bekas proyek milik PT PHR.
Kolam bekas galian proyek yang tidak diberi pagar pengaman itu disebut menjadi penyebab kecelakaan fatal tersebut.
Menanggapi proses hukum yang tengah berlangsung, Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Rokan, Eviyanti Rofraida menyatakan bahwa pihaknya menghormati langkah penyelidikan dari pihak kepolisian.
"PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghormati proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian. PHR siap bekerja sama, berkoordinasi, serta bersikap kooperatif dalam memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum," ujar Eviyanti dalam keterangan tertulis.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu desakan agar perusahaan lebih bertanggung jawab atas keselamatan lingkungan proyek, terutama di kawasan yang dekat dengan pemukiman warga.*
(d/a008)
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut positif kebijakan pemerintah terkait penerapan anggaran m
OLAHRAGA
MEDAN Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik plastik dan mainan yang berada di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, M.I.Kom atau yang akrab disapa Om Sur, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat A
AGAMA
MEDAN Kebakaran hebat melanda empat kapal ikan yang sedang bersandar di dermaga Jalan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Bela
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat politik senior Boni Hargens menilai pelibatan personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam jabatan sipil merupa
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 mencapai 5,61 persen seca
EKONOMI
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL