Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menjalin koordinasi intensif dengan Bareskrim Polri untuk merampungkan berkas perkara kasus pagar laut di Perairan Tangerang.
Hingga kini, sejumlah petunjuk jaksa belum dipenuhi sepenuhnya oleh penyidik, terutama terkait unsur dugaan tindak pidana korupsi dalam perkara tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Asep Nana Mulyana, yang mengonfirmasi telah melakukan komunikasi langsung dengan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada.
"Sudah, dari teman-teman penyidik sudah koordinasi dengan kami. Kabareskrim dengan saya juga sudah (koordinasi)," ujar Asep saat ditemui di Kantor Kejagung, Jakarta, Kamis (5/6/2025).
Asep menjelaskan bahwa berkas perkara sempat dikembalikan ke penyidik Bareskrim agar dilengkapi sesuai dengan petunjuk jaksa penuntut umum (JPU), khususnya dalam memasukkan unsur korupsi sebagaimana arahan awal dari Kejaksaan.
"Iya seperti awal itu lah, dari awal itu yang sudah kita sampaikan," lanjut Asep.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan bahwa berkas dikembalikan karena petunjuk yang diberikan belum sepenuhnya dilaksanakan.
"Alasannya karena petunjuk dari jaksa penuntut umum terdahulu belum dipenuhi oleh penyidik," kata Harli, Rabu (16/4/2025).
Dalam proses penyidikan, diketahui terdapat indikasi suap yang diduga melibatkan Kepala Desa Kohod, Asrin, serta tiga tersangka lainnya.
Selain itu, jaksa juga menyoroti potensi kerugian negara yang dapat dikenakan berdasarkan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Kasus pagar laut ini sebelumnya menjadi sorotan karena proyek yang dilaksanakan di wilayah perairan Tangerang itu diduga sarat penyimpangan dalam pelaksanaan dan perizinan.
Hingga berita ini diturunkan, Kejagung menyatakan masih menunggu pemenuhan petunjuk dari penyidik agar perkara dapat segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.*
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN