Hotman Paris: Febrie Adriansyah Jalani 18 Pertanyaan, Pemeriksaan Masih Fokus Kasus Asabri
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
PONOROGO -Sosok perempuan yang kini menjadi buronan internasional karena terlibat dalam penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun, Dewi Astutik, sempat tinggal di Dusun Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo.
Warga mendadak heboh setelah namanya viral di media sosial dan disebut-sebut sebagai bagian dari jaringan narkoba internasional Fredy Pratama.
Namun, Kepala Dusun Sumber Agung, Gunawan, memastikan bahwa Dewi bukanlah warga asli dusunnya.
"Kalau yang namanya Dewi Astutik itu bukan warga sini, tapi kalau alamatnya Balong, memang benar," ujar Gunawan, Rabu (29/5/2025).
Gunawan menyebut, Dewi pindah ke dusun tersebut setelah menikah dengan salah satu warga pada tahun 2009. Ia dikenal sebagai pendatang dari wilayah Slahung. Meskipun namanya cukup dikenal, Gunawan mengatakan warga tak begitu akrab dengan Dewi.
"Dia memang sempat tinggal di RT 1, RW 1. Pernah jadi TKW, katanya ke Taiwan, Hongkong, dan terakhir ke Kamboja," imbuhnya.
Informasi tersebut diperkuat oleh Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Happy Reza Dipayuda. Ia menjelaskan bahwa Dewi menyamar sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri untuk menjalankan operasi penyelundupan narkoba.
"Dewi itu mengaku-ngaku TKI, padahal tugasnya mencari kaki tangan untuk jadi kurir. Bukan TKI sungguhan," tegas Happy.
Sebagai bentuk respons, Kantor Imigrasi Ponorogo menggelar rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) untuk memperketat pengawasan orang yang keluar masuk wilayah Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek.
Selain itu, sepanjang tahun 2024, Imigrasi Ponorogo sudah menolak 230 permohonan paspor karena ditemukan indikasi ketidaksesuaian identitas atau penempatan yang mencurigakan.
"Kalau sudah terindikasi sebagai TKI ilegal atau penempatan mandiri yang berisiko, kami bisa langsung menangguhkan," jelas Happy.
Meski Dewi lahir di Ponorogo, Happy memastikan bahwa paspornya bukan diterbitkan dari Kantor Imigrasi Ponorogo.
"Paspor Dewi asli, tapi tidak diterbitkan di sini. Bisa saja dibuat di kantor imigrasi lain di Indonesia," pungkasnya.
Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana penyamaran sebagai TKI dapat digunakan untuk menyamarkan jaringan kriminal internasional.
BNN dan interpol kini memburu Dewi Astutik, yang diduga menjadi otak logistik dalam sindikat narkoba kelas kakap.*
(dc/j006)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum pengusaha Don Ritto menyatakan uang tunai dan emas seberat 74 kilogram yang disita penyidik dari rumah mantan Jaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan efisiensi anggaran, termasuk membuka peluang memangkas anggaran s
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN