BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Suami T1kam Istri hingga Men1nggal, Warga Murka dan H4jar Pelaku!

- Kamis, 12 Juni 2025 14:15 WIB
Suami T1kam Istri hingga Men1nggal, Warga Murka dan H4jar Pelaku!
Suasana rumah Yap Siu Lin (55) yang tewas dibunuh suaminya, Alang (58), di Jalan Wahidin, Kecamatan Medan Area, Kota Medan (kiri )pada Kamis (12/6/2025). Pelaku babak belur di hajar massa (kanan) (foto: kmps/mstr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Seorang pria berusia 58 tahun, bernama Alang, dihajar massa setelah menikam istrinya, Yap Siu Lin (55), hingga meninggal dunia. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Wahidin Lama, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepala Lingkungan IX Kelurahan Pandau Hulu II, Rosmawati, menjelaskan bahwa warga yang sudah berkumpul di lokasi segera bertindak setelah mengetahui kejadian tersebut.

"Kami dapati suaminya sudah dihajar massa. Terus dibawa lah dia ke poskamling," ujar Rosmawati saat diwawancara Kamis (12/6/2025).

Sebelum kejadian, beberapa teman korban sempat berusaha menyelamatkan Yap Siu Lin. Namun naas, pelaku menikam mereka juga dalam upaya melarikan diri.

Setelah ditusuk, Yap Siu Lin dilarikan ke RS Muhammadiyah dan kemudian dirujuk ke RSUD Pirngadi. Sayangnya, korban tidak dapat diselamatkan karena luka tusukan yang paling parah berada di bagian perut.

Jenazah korban kini dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses otopsi. Sementara itu, pelaku telah diamankan oleh pihak Polsek Medan Area.

Rosmawati menambahkan, pasangan suami istri ini telah menempati rumah di lokasi kejadian selama beberapa tahun. Pelaku diketahui tidak bekerja, sementara korban bekerja di sebuah yayasan panti jompo.

Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra, turut membenarkan laporan tersebut.

"Benar. Pelaku sudah diamankan. Kalau jenazah korban diotopsi. Korban mengalami luka tusuk," ujar Dwi kepada.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi lengkap kasus tersebut.*

(km/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru