Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
SEMARANG — Setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik, Ketua salah satu partai politik di Jawa Tengah sekaligus pemilik tempat hiburan Mansion Executive Karaoke, Bambang Raya Saputra (BRS), akhirnya resmi ditahan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah, Jumat (20/6/2025).
Penahanan dilakukan usai BRS menjalani pemeriksaan selama tiga jam sejak pukul 11.00 hingga 14.00 WIB.
Ia sebelumnya dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada 12 dan 19 Juni lalu.
Penahanan dilakukan guna mempermudah proses penyidikan kasus prostitusi terselubung dan pertunjukan tarian telanjang (striptis) di tempat karaoke yang ia kelola.
"Guna mempermudah proses penyidikan, maka tersangka kami tahan," tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Dwi Subagio, Jumat malam.
Kasus ini bermula dari hasil penyelidikan selama tiga bulan oleh aparat kepolisian, yang berujung pada penggerebekan Mansion Executive Karaoke, berjarak hanya beberapa ratus meter dari Markas Polda Jateng.
Dari penggerebekan tersebut, polisi menetapkan dua tersangka berinisial YS dan U, yang berperan sebagai pengatur operasional praktik layanan prostitusi terselubung dan tarian erotis di dalam room karaoke.
Disebutkan bahwa tempat karaoke ini menjual layanan "paket spesial" dengan kode sandi seperti Herandura, Potato, dan Mash Potato, yang berisi layanan hiburan khusus termasuk pertunjukan striptis, dengan tarif mencapai jutaan rupiah per sesi.
Perkembangan terbaru menyebutkan bahwa kedua tersangka, YS dan U, justru melaporkan mantan atasan mereka berinisial HP, yang disebut sebagai pemilik saham sekaligus pengelola operasional utama tempat karaoke tersebut.
"Klien kami hanya pekerja yang menjalankan perintah atasan. Mereka bahkan diancam saat menolak," ujar Angga Kurnia Anggoro, kuasa hukum YS.
Menurut Angga, YS dan U tidak menerima keuntungan materi apa pun dari layanan terlarang tersebut.
Mereka mengaku dipaksa bekerja di bawah tekanan oleh HP, yang hingga kini belum tersentuh proses hukum.
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN