
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalTAPANULI SELATAN — PT. Sinar Avonaska Emas (PT. SAE), sebuah perusahaan swasta yang beroperasi di Tapanuli Selatan, diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) kepada calon karyawan yang ingin bergabung bekerja.
Dugaan ini mengemuka setelah sejumlah mantan karyawan yang dipecat secara sepihak mengaku diminta menyetorkan sejumlah uang kepada pihak perusahaan.
"Saya sangat kecewa dengan praktik ini. Ini adalah bentuk pungli yang sangat tidak adil," tegas Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Masyarakat Desa (DPP FORMADES), Irwan Alimuddin Batubara, S.Sos, kepada media, Kamis (26/6).
Baca Juga:
Menurut Irwan, dugaan praktik pungli ini melibatkan oknum dari bagian Human Resource Development (HRD) dan Humas perusahaan.
Sejumlah korban menyebutkan bahwa mereka harus membayar uang tertentu agar bisa diterima bekerja di perusahaan tambang tersebut.
Baca Juga:
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT. SAE belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.
Namun, publik mendesak agar aparat penegak hukum turun tangan dan menyelidiki kebenaran dugaan ini.
"Jika ini terbukti benar, maka ini tidak hanya mencoreng nama baik perusahaan, tapi juga melanggar hukum yang berlaku. Pihak berwajib harus segera mengusut tuntas," tambah Irwan.
Praktik pungli dalam rekrutmen kerja sangat bertentangan dengan prinsip keadilan dan transparansi ketenagakerjaan.
Selain melanggar hukum, hal ini juga berisiko menciptakan lingkungan kerja yang tidak sehat dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap sektor swasta, khususnya industri tambang di daerah.
FORMADES menyerukan agar instansi terkait, termasuk Dinas Ketenagakerjaan dan Kepolisian, dapat segera mengambil langkah hukum serta memberikan perlindungan kepada korban.
"Masyarakat tidak boleh takut bersuara. Kita butuh transparansi, dan perusahaan harus bertanggung jawab secara moral maupun hukum," pungkas Irwan.*
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik