Usai 28 Tahun Tertunda, Blok Masela Akhirnya Masuk Tahap Konstruksi, Produksi Dibidik 2029
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
MEDAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah lanjutan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara.
Hari ini, Rabu (2/7/2025), tim penyidik menggeledah sebuah rumah yang disebut-sebut milik pribadi Kepala Dinas PUPR Sumut nonaktif, Topan Obaja Putra Ginting, di kawasan elite Royal Sumatera, Kota Medan.
Penggeledahan dilakukan sejak pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas kepolisian bersenjata laras panjang tampak berjaga ketat di pintu masuk Cluster Topaz, tempat rumah tersebut berada. Awak media tidak diizinkan masuk ke dalam area perumahan elite tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan masih berlangsung.
Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK mengenai temuan atau barang bukti yang dibawa dari lokasi tersebut.
Sebelumnya, KPK juga menggeledah Kantor Dinas PUPR Sumut dan membawa sejumlah dokumen serta kardus diduga berisi barang bukti.
Penggeledahan itu dilakukan usai operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Mandailing Natal pada Kamis (26/6/2025) malam.
Dalam OTT tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan.
Mereka adalah Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Kadis PUPR Sumut; Rasuli Efendi Siregar (RES), Kepala UPTD Gunung Tua sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK); Heliyanto (HEL), PPK Satker PJN Wilayah I Sumut; serta dua pihak swasta yakni Akhirun (KIR), Direktur PT DNG; dan anaknya, Rayhan Dulasmi (RAY), Direktur PT RN.
Kelima tersangka diduga terlibat dalam pengaturan proyek infrastruktur jalan di wilayah Sumatera Utara dengan nilai miliaran rupiah.
Uang suap diduga digunakan untuk memuluskan proses tender dan pelaksanaan proyek.
KPK menegaskan akan terus melakukan penelusuran aset dan bukti-bukti lain guna memperkuat konstruksi hukum dalam kasus ini.
Penggeledahan rumah pribadi para tersangka merupakan bagian dari strategi pengumpulan alat bukti yang sah menurut hukum.
Pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan di Royal Sumatera.
Namun lembaga antirasuah itu diperkirakan akan menggelar konferensi pers dalam waktu dekat untuk mengungkap perkembangan terbaru dari penyidikan.*
(d/a008)
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur di Kecamatan Hat
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama Bank Sumut Cabang Pamatang Raya terus mendorong peningkatan literasi keuanga
PENDIDIKAN
SIMALUNGUN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas pengelolaan dan realisas
PEMERINTAHAN
SORONG SMAN 3 Kota Sorong (SMANTI) berhasil meraih juara pertama dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi
PENDIDIKAN
BANDUNG Kasus dugaan penganiayaan, penyekapan, dan kekerasan yang menjerat Taufik Hidayat (30) memasuki tahap lanjutan. Penyidik Direktora
HUKUM DAN KRIMINAL