Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa dirinya telah menyiapkan pleidoi atau nota pembelaan terkait tuntutan yang dilayangkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pernyataan tersebut disampaikan Hasto usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (4/7/2025).
Dalam sidang itu, jaksa KPK menyampaikan tuntutan atas dugaan keterlibatannya dalam perkara yang masih dalam proses hukum.
"Kami telah menyiapkan pleidoi sebagai bentuk tanggapan atas tuntutan jaksa. Dalam pleidoi ini kami akan menyampaikan seluruh fakta hukum yang sebenarnya," ujar Hasto kepada wartawan.
Hasto menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati proses hukum yang berjalan dan meyakini bahwa sistem peradilan akan menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran.
Lebih lanjut, Hasto menyampaikan bahwa pleidoi yang disiapkan tidak hanya akan fokus pada aspek pembelaan pribadi, tetapi juga akan mencerminkan komitmennya sebagai warga negara dalam menghormati supremasi hukum.
"Saya percaya proses hukum ini akan memberi ruang bagi pembelaan yang adil. Kita akan hadirkan keterangan saksi, dokumen, dan berbagai bukti pendukung yang menguatkan pembelaan kami," kata Hasto.
Sementara itu, tim kuasa hukum Hasto juga memastikan bahwa pleidoi akan disusun secara komprehensif dan disampaikan dalam sidang berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim.
KPK sendiri belum merinci secara lengkap poin-poin tuntutan terhadap Hasto, namun lembaga antirasuah itu menegaskan akan tetap mengedepankan asas keadilan dan transparansi dalam proses hukum.
Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan pleidoi dijadwalkan akan berlangsung pekan depan.*
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK