Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA – Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong, yang akrab disapa Tom Lembong, menyampaikan pleidoi (nota pembelaan) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (9/7).
Dalam pembelaannya, Tom Lembong menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya netizen, menganggap perkara dugaan korupsi terkait impor gula sebagai "kasus titipan" yang berpotensi merusak iklim usaha dan investasi di Indonesia.
Pernyataan tersebut ia sampaikan seiring dengan penetrasi internet Indonesia yang mencapai sekitar 75 persen, yang menurutnya merepresentasikan mayoritas masyarakat Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa banyak orang yang tidak sejalan dengan pandangannya secara politik, namun turut menyesalkan adanya kasus ini.
"Yang Mulia Majelis Hakim, bapak-bapak sekalian, dalam perkara ini ada peluang untuk meluruskan tindakan kriminalisasi dan politisasi yang bisa sangat merusak iklim usaha dan investasi di Indonesia," kata Tom Lembong saat membacakan pleidoinya.
Tom Lembong mengklaim bahwa semua fraksi di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan kekhawatiran terhadap pendekatan yang diambil oleh penuntut umum dalam perkara ini.
Bahkan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengungkapkan ketidaksepakatan secara terbuka terhadap penangkapan yang dilakukan terhadap dirinya pada Oktober 2024.
Ia menyebutkan bahwa penangkapan tersebut dapat membentuk citra buruk bagi Pemerintah Indonesia, yang mengarah pada persepsi adanya "balas dendam politik".
Meskipun begitu, Tom Lembong memberikan apresiasi kepada Habiburokhman dan anggota Komisi III DPR yang telah menyuarakan kekhawatiran mereka terkait dengan proses hukum yang tidak transparan dan sumir.
Ia berharap penuntut umum segera memberikan klarifikasi terkait permasalahan ini.
"Setelah hampir sembilan bulan, dasar dan konstruksi hukum perkara ini semakin tidak jelas," ujar Lembong dengan nada kecewa.
Tom Lembong kini menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi terkait importasi gula pada masa jabatannya sebagai Menteri Perdagangan periode 2015—2016.
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK