Hotman Paris: Febrie Adriansyah Jalani 18 Pertanyaan, Pemeriksaan Masih Fokus Kasus Asabri
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA — Bareskrim Polri melalui Satgas Pangan hari ini memeriksa empat perusahaan produsen beras premium terkait dugaan pelanggaran mutu dan praktik pengoplosan, usai temuan dari Kementerian Pertanian (Kementan).
Direktur Tipideksus Bareskrim, Brigjen Pol Helfi Assegaf, menyampaikan bahwa pemanggilan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut laporan Kementan.
"Iya betul," ujarnya singkat kepada wartawan.
Keempat produsen yang dimintai keterangan antara lain:
1. Wilmar Group – merek Sania, Sovia, Fortune, Siip (10 sampel dari Aceh, Lampung, Sulsel, Jabodetabek, Yogyakarta).
2. Food Station – merek Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, dan lainnya (9 sampel dari Sulsel, Kalsel, Jabar, Aceh).
3. PT Belitang Panen Raya – merek Raja Platinum, Raja Ultima (7 sampel dari Sulsel, Jateng, Kalsel, Jabar, Aceh, Jabodetabek)
4. PT Sentosa Utama Lestari / Japfa Group – merek Ayana (3 sampel dari Yogyakarta, Jabodetabek).
Kementan menemukan 212 merek beras premium terindikasi terlibat dalam pengoplosan dan pelanggaran mutu.
Berdasarkan uji laboratorium bersama Satgas Pangan, Kejagung, dan Badan Pangan Nasional:
- 85,56% sampel beras premium tidak memenuhi standar mutu
- 59,78% dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)
- 21% kemasan tidak sesuai bobot tercantum
Kerugian ekonomis akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp 99 triliun.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah mengirim surat kepada Jaksa Agung untuk penyelidikan lanjutan.
Para produsen yang terbukti melanggar dapat dikenai sanksi pidana hingga 5 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar.
Pakar pertanian Suardi Bakri menyatakan praktik ini terungkap setelah terjadinya anomali harga meski suplai tercukupi.
Akibatnya, ia menekankan pentingnya pemantauan rutin oleh Satgas Pangan Polri untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga.
"Satgas pangan ini harus rutin monitor di pasar, jika ditemukan anomali seperti stok melimpah tetapi harga tinggi, itu bisa indikasi praktik nakal," jelas Suardi.*
(di/a008)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum pengusaha Don Ritto menyatakan uang tunai dan emas seberat 74 kilogram yang disita penyidik dari rumah mantan Jaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan efisiensi anggaran, termasuk membuka peluang memangkas anggaran s
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN