"Rakyat Sesak Napas!" DPR Desak Pemerintah Kerahkan Kekuatan Penuh Sikat Karhutla dan Kabut Asap
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Rina Sa&039adah mendesak pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani kebakaran hutan dan
NASIONAL
MATARAM -Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah ada 15 korban yang menjadi sasaran dugaan pelecehan seksual oleh IWAS (21), seorang pria difabel asal Mataram. Korban-korban tersebut sebagian besar perempuan, termasuk mahasiswi, dan sebagian kecil anak-anak.
Menjelaskan bahwa sebagian besar korban merupakan mahasiswi dengan berbagai latar belakang. “Korban ini sebagian besar perempuan, sebagian mahasiswi, ada pertimbangan-pertimbangan mereka yang perlu kami jaga juga. Jadi, mohon kita sama-sama juga hargai hak-hak dari mereka,” ujar Syarif dalam konferensi pers, Sabtu (7/12/2024).
Syarif juga menjelaskan bahwa dari 15 korban yang teridentifikasi, tujuh korban sudah dimintai keterangan, termasuk korban pertama yang menjadi pelapor, MA, serta dua saksi awal. Selain itu, terdapat tambahan dua saksi yang juga mengalami kasus yang sama dengan korban lainnya.
Tujuh korban yang sudah dimintai keterangan ini dianggap sebagai bukti pendukung untuk berkas perkara IWAS. “Enam korban tambahan selain pelapor, berstatus sebagai saksi korban yang pernah mengalami peristiwa yang sama. Mereka di-BAP untuk menguatkan bukti pendukung laporan pertama,” tambah Syarif.
Syarif juga menambahkan, laporan ini didasari oleh satu laporan polisi yang pertama kali disampaikan ke pihak kepolisian, dan kini tengah diselidiki lebih lanjut. Polisi juga telah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan kasus serupa.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melanjutkan penyidikan dan mendalami laporan-laporan yang mungkin muncul ke depannya. “Saksi korban yang masuk dalam BAP berkas perkara milik tersangka IWAS ini bagian dari jumlah korban yang melapor ke Komisi Difabel Daerah (KDD) Provinsi NTB,” kata Kombes Syarif.
Sementara itu, pihak kepolisian juga menunggu kemungkinan laporan-laporan lanjutan dari korban lain yang telah terdata di KDD. “Entah itu nanti apakah yang berikutnya, yang sudah terdata di KDD, apakah melapor kepada kami dalam bentuk laporan polisi yang baru, tentu itu untuk cerita berikutnya,” jelasnya.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Rina Sa&039adah mendesak pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani kebakaran hutan dan
NASIONAL
MEDAN Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel d
KESEHATAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons hasil survei Center of Economic and Law Studies (Celios) bersama tim Kabinet Bayan
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Negeri (PN) Medan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Gol
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan sejumlah arahan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah
NASIONAL
LABUHANBATU Polda Sumatera Utara (Sumut) tengah mendalami prosedur penembakan terhadap seorang warga berinisial RA (34) yang diduga melaku
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemb
NASIONAL
JAKARTA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI masih mengkaji wacana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti pole
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP
NASIONAL