Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA – Budi Said, seorang pengusaha kaya asal Surabaya yang dikenal dengan julukan Crazy Rich Surabaya, mengaku tergiur oleh tawaran menguntungkan dari Lim Melina, pemilik toko perhiasan di Surabaya, untuk membeli emas Antam dengan harga diskon. Hal tersebut disampaikan Budi dalam persidangan kasus korupsi yang melibatkan rekayasa jual beli emas Antam di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, pada Jumat (6/12/2024).
Budi Said bersaksi sebagai saksi mahkota dalam persidangan untuk terdakwa Abdul Hadi, mantan General Manager (GM) PT Antam Tbk. Dalam keterangannya, Budi mengungkapkan bahwa ia pertama kali belajar tentang bisnis emas pada awal tahun 2018, yang kemudian membawanya pada transaksi emas yang melibatkan PT Trijaya Kartika, sebuah perusahaan yang ia kelola.Dalam persidangan, jaksa menanyakan alasan Budi membeli emas dengan menggunakan nama perusahaan, dan Budi menjawab bahwa ia memutuskan demikian untuk mencoba kesempatan yang ditawarkan.Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa harga emas Antam yang ditawarkan oleh Lim Melina jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar. Tawaran ini membuatnya tertarik untuk melakukan beberapa transaksi pembelian.
Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat melibatkan perusahaan negara PT Antam Tbk dan sejumlah transaksi yang diduga melibatkan korupsi dalam rekayasa harga emas. Jaksa juga menanyakan soal pembayaran yang dilakukan oleh Budi, yang konon ditransfer langsung ke rekening PT Antam sebagai bagian dari transaksi emas yang dipermasalahkan.Sidang lanjutan diharapkan akan menggali lebih dalam mengenai keterlibatan pihak-pihak lain dalam skema penjualan emas Antam yang diragukan legalitasnya. Budi Said, yang dikenal memiliki kekayaan melimpah, juga menjadi sorotan media atas peranannya dalam peristiwa ini. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL