Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Senin 6 April 2026: Sebagian Wilayah Hujan Disertai Petir
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Senin, 6 April 202
NASIONAL
JAKARTA - Kasus penyiraman air keras oleh sejumlah pelajar terhadap siswa SMK di kawasan Koja, Jakarta Utara terus menuai sorotan.
Tiga dari empat pelaku diketahui masih berstatus di bawah umur. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, angkat bicara soal perlunya penegakan hukum yang memberikan efek jera meski pelaku masih remaja.
"Astagfirullah. Gokil sih ya kelakuan mereka begitu. Masalahnya kalau masih di bawah umur, hukumannya kadang nggak sesuai. Padahal ini butuh hukuman yang bisa membina agar tidak diulangi," ujar Rani kepada wartawan, Selasa (4/8/2025).
Rani juga menyoroti pentingnya regulasi dalam pengawasan penjualan air keras, agar tidak disalahgunakan seperti dalam insiden ini.
Pentingnya Peran Keluarga dan Sekolah
Senada, anggota Komisi B DPRD DKI, M. Taufik Zoelkifli, menyatakan bahwa penyelesaian akar masalah harus dimulai dari keluarga sebagai lingkup pertama pendidikan anak.
"Pendidikan moral, agama, dan kedekatan orang tua itu penting. Kalau keluarga tak sanggup, maka peran sekolah harus aktif. Pendidikan karakter harus dikedepankan," ujarnya.
Taufik juga menyebut bahwa sekolah perlu menghidupkan kembali kegiatan pembinaan seperti Bimbingan Penyuluhan (BP) dan kegiatan yang membentuk karakter siswa secara positif.
Pelaku Ditahan, Air Keras Dibeli dengan Urunan
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, menjelaskan bahwa keempat siswa yang terlibat telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Satu di antaranya sudah dewasa, sementara tiga lainnya di bawah umur.
"Koordinasi dengan Bapas sudah dilakukan sejak pemeriksaan kemarin," jelas Erick.
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa air keras dibeli dengan cara urunan, dengan niat digunakan untuk tawuran. Para pelaku sempat berkeliling mencari lawan, dan ketika tak menemukan, mereka menyiram korban secara acak yang sedang melintas.
Korban mengalami luka serius akibat cairan kimia tersebut dan kini masih dalam perawatan intensif.
Desakan Regulasi Ketat Penjualan Bahan Kimia
Masyarakat dan pengamat kini mendorong adanya regulasi lebih ketat atas penjualan bahan kimia berbahaya seperti air keras, demi mencegah penyalahgunaan oleh kalangan pelajar.*
(d/j006)
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Senin, 6 April 202
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Senin, 6 April
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Aceh pada Senin, 6 April 2026. Sebagian
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Senin,
NASIONAL
JAKARTA Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD, memberikan kritik tajam terhadap penanganan kasus yang menjerat Amsal Christy Sitepu, seoran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA), Samuel F Silaen, melontarkan kritik tajam terhadap pe
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meminta pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga pestisida secara berlebihan di tengah
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Kuota internet yang cepat habis sering menjadi masalah seharihari bagi pengguna HP. Tanpa strategi yang tepat, pengguna harus m
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan ungkapan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 di perairan
PEMERINTAHAN