IHSG Anjlok di Zona Merah, Nilai Transaksi Capai Rp837 Miliar
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu (4/3/2026), melemah 77,26 poin atau 0,97 persen ke
EKONOMI
DELI SERDANG – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi menetapkan dua orang tersangka terkait kasus penganiayaan dan pembakaran yang terjadi di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdangpada 6 Agustus 2025 lalu.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menjelaskan, kedua tersangka berinisial Amr dan HR.
"HR diduga melakukan penganiayaan terhadap korban PA, sementara Amr terlibat dalam insiden tersebut," ujarnya saat konferensi pers didampingi Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur, Rabu (13/8).
Kombes Pol Ferry juga mengungkapkan bahwa Bripka EL, oknum anggota Brimobda Sumut yang turut hadir di lokasi, diketahui melakukan tindakan penempelengan kepada korban PA lantaran mengenalnya secara pribadi.
"EL hanya menempeleng korban dengan alasan mengenalinya," tambahnya.
Terkait keberadaan dan kepemilikan senjata api milik Amr, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Sejumlah barang bukti, termasuk senjata api dan pakaian korban, telah kami amankan untuk proses penyidikan," jelas Kombes Pol Ferry.
Sementara itu, Dansat Brimobda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan terhadap Bripka EL terkait penganiayaan yang dilakukannya.
"Anggota tetap diproses sesuai prosedur karena telah terjadi tindakan penganiayaan," tegasnya.
Kronologi kejadian bermula dari pencurian dua karung ubi yang dilakukan oleh PA dan JS pada tanggal 6 Agustus 2025 sekitar pukul 05.00 WIB.
Aksi tersebut kemudian diketahui oleh Kepala Dusun setempat dan berujung pada upaya mediasi.
Namun, upaya damai tidak tercapai, dan korban kemudian mengalami penganiayaan hingga disiram bensin dan sebagian pakaiannya terbakar.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial, di mana korban yang mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya diunggah oleh akun @medan_lambe.
Dalam unggahan tersebut, diduga oknum ASN Pemkab Deli Serdang terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Tembung, namun kini melanjutkan pengobatan secara rawat jalan karena keterbatasan biaya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Medan Tembung dengan Nomor LP/B/1223/VIII/2025 tertanggal 8 Agustus 2025.
Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan menyampaikan bahwa laporan tersebut sedang dalam proses penyelidikan.
"Saksi-saksi telah diperiksa, dan alat yang diduga digunakan dalam pembakaran sudah kami sita, termasuk botol bekas pertalite dan pakaian korban," jelas AKP Ras Maju Tarigan.
Pihak kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional agar keadilan dapat ditegakkan sesuai hukum yang berlaku.*
(ic/a008)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu (4/3/2026), melemah 77,26 poin atau 0,97 persen ke
EKONOMI
OlehRuben Cornelius SiagianPROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari sebuah gagasan yang terdengar mulia, yaitu negara ingin memastikan
OPINI
JAKARTA Harga emas Antam 24 karat kembali mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat naik imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah
EKONOMI
JAKARTA Ketua Fraksi Gerindra di MPR, Habiburokhman, menanggapi sorotan PDIP terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masuk dalam
POLITIK
Oleh Shohibul Anshor SiregarINDUSTRI peternakan babi di era kontemporer mencerminkan sebuah konvergensi yang kompleks antara dinamika ekonom
OPINI
MEDAN Kepolisian berhasil menggagalkan pengiriman 10 kilogram sabu dari Malaysia menuju Kota Medan. Dalam pengungkapan ini, tiga kurir b
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar dialog bersama sejumlah tokoh senior, termasuk mantan presiden, wakil presiden, dan mantan M
INTERNASIONAL
BINJAI Mantan Kepala Dinas Pertanian Kota Binjai, Ralasen Ginting, resmi ditahan tim penyidik tindak pidana korupsi Kejaksaan Negeri Bin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah strategi agar ekonomi Indonesia tetap bertahan di tengah gejolak ak
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia, melalui Presiden Prabowo Subianto, menyatakan kesediaan menjadi mediator dalam konflik yang terjadi antara
INTERNASIONAL