"Setiap saksi berperan penting dalam mengungkap fakta dan memperkuat pembuktian. Kami juga berkomitmen untuk menelusuri jejak aset yang berpotensi dikembalikan ke negara," ujar Budi.
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya potensi penyimpangan dalam anggaran iklan Bank BJB senilai Rp 28 miliar.
Total anggaran iklan yang dianggarkan mencapai Rp 341 miliar, dan sebagian besar dikelola oleh bagian Corporate Secretary.
Pemeriksaan terhadap saksi-saksi strategis seperti Lisa Mariana dan Ilham Habibie diharapkan dapat membuka tabir utuh dari dugaan praktik korupsi yang terjadi di salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia tersebut.*