Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dirinya pun menegaskan bahwa kampus hanya mencetak satu lembar ijazah asli untuk setiap lulusan, dan dokumen tersebut menjadi tanggung jawab penerima secara penuh.
Pernyataan ini menjadi klarifikasi resmi kampus menyusul beredarnya berbagai unggahan di media sosial yang mempersoalkan keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo.
Sejumlah pihak bahkan melakukan analisis pribadi terhadap dokumen yang belum dapat dipastikan keasliannya.
UGM menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas akademik serta patuh terhadap peraturan hukum yang berlaku, khususnya terkait kerahasiaan data pribadi mahasiswa dan alumni.*
(cn/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.