BREAKING NEWS
Sabtu, 02 Mei 2026

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Pengolahan Karet di Kementan

BITVonline.com - Selasa, 03 Desember 2024 03:19 WIB
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Pengolahan Karet di Kementan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet di Kementerian Pertanian (Kementan) pada periode 2021-2023. Sebagai bagian dari penyidikan, KPK telah melakukan penggeledahan di salah satu lokasi terkait.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, membenarkan adanya penggeledahan ini. Namun, ia belum dapat memberikan informasi detail terkait lokasi yang digeledah. “Ada giat geledah. Terkait lokasi geledah, karena masih berproses, belum bisa diumumkan. Jumlahnya baru satu lokasi,” ujar Tessa, Selasa (3/12/2024).

Dalam penggeledahan tersebut, tim KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan perkara ini, termasuk uang, catatan, dan barang bukti elektronik (BBE). “Hasil geledah (ditemukan) uang, catatan, BBE,” tambahnya.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, sebelumnya menjelaskan bahwa kasus ini berkaitan dengan pengadaan fasilitas pengolahan karet yang dirancang untuk disalurkan kepada petani karet. Salah satu bahan utama yang diadakan adalah asam yang diperlukan dalam proses pengentalan karet.

Namun, dalam pelaksanaannya, ditemukan indikasi penggelembungan harga yang signifikan. “Yang terjadi adalah, terjadi penggelembungan harga. Tadinya yang dijual misalnya Rp 10 ribu per sekian liter, menjadi Rp 50 ribu per sekian liter,” ungkap Asep.

Ia menambahkan bahwa penggelembungan harga ini menyebabkan biaya pengadaan menjadi jauh lebih mahal dari seharusnya. “Dinaikkan harganya, di situ terjadi penggelembungan,” tandasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi di sektor pertanian. Lembaga antirasuah terus melakukan upaya pengawasan ketat terhadap proyek-proyek pengadaan barang dan jasa untuk memastikan transparansi serta mencegah kerugian negara.

KPK diharapkan dapat mengungkap pelaku di balik kasus ini dan memastikan adanya langkah hukum yang tegas demi keadilan serta pemulihan kerugian negara.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru