Buruh Kepung DPR RI, Asap Hitam Pekat Warnai Aksi May Day 2026: Suara Kami Harus Didengar!
JAKARTA Asap hitam pekat membubung di depan gerbang utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2
PERISTIWA
JAKARTA – Kepolisian menetapkan 38 orang sebagai tersangka dalam kerusuhan yang terjadi di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Kamis hingga Sabtu (28–30/8/2025).
Para pelaku disebut terbukti melakukan aksi anarkis, mulai dari melempar bom molotov, batu, hingga membakar motor dan halte TransJakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan seluruh tersangka kini ditahan dan tengah menjalani proses hukum.
"Sampai dengan hari ini kami telah menahan, melakukan tindakan penahanan terhadap 38 tersangka," ujar Ade Ary dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (2/9/2025).
Ade Ary menegaskan, para pelaku kerusuhan bukan berasal dari kelompok mahasiswa maupun buruh yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa secara damai.
Menurutnya, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka memang datang untuk membuat kekacauan.
"Perusuh-perusuh ini berbeda halnya dengan pihak-pihak yang kami apresiasi telah menyampaikan pendapat secara damai. Mereka adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Dalam aksinya, para tersangka diketahui menyerang aparat dengan bambu, merusak mobil milik pejabat kementerian hingga pecah kaca, membakar sepeda motor di gerbang Pancasila belakang DPR, serta menyerang Polsek Cipayung.
Selain itu, mereka juga merusak halte TransJakarta di Jalan Sudirman menggunakan bom molotov.
"Terhadap 38 tersangka ini telah dilakukan penahanan oleh Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya sesuai dengan peran dan perbuatan masing-masing," jelas Ade Ary.
Para pelaku dijerat dengan sejumlah pasal pidana, antara lain Pasal 160 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP, serta Pasal 212, 214, 216, dan 218 KUHP tentang melawan perintah petugas.
"Penyidik masih terus melakukan pendalaman. Jika ada perkembangan dalam penyidikan kasus ini, akan kami sampaikan lebih lanjut," tandas Ade Ary.*
JAKARTA Asap hitam pekat membubung di depan gerbang utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan akan memberikan warning kepada perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan Upah Min
PEMERINTAHAN
MEDAN Panitia Pelaksana Pemilihan Raya Mahasiswa (Panpel Pemira) Universitas Sumatera Utara (USU) menetapkan pasangan Angga Al Maaris Hara
PENDIDIKAN
TANJAB TIMUR Di tengah peringatan Hari Buruh Internasional 2026, jajaran Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur menggelar pertemuan santai
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Gedung Serbaguna, Ja
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Sumatera Utara menjadi momentum perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pekerj
PEMERINTAHAN
MEDAN Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menggelar aksi demonstrasi di depan Ge
PERISTIWA
BANDUNG Rumah milik mantan personel Cherrybelle, Anisa Rahma, di Bandung dilaporkan hangus terbakar pada Kamis, 30 April 2026. Peristiwa t
ENTERTAINMENT
MEDAN Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara menggelar aksi long march dalam peringat
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah kebijakan baru terkait perlindungan dan kesejahteraan pekerja dalam peringatan Hari
NASIONAL