Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Australia, Gagal ke Final AFF U-19 2026
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
JAKARTA -Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengungkapkan telah mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh remaja berinisial MAS (14) terhadap ayahnya, APW (40), dan neneknya, RM (69), di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu pagi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung, menjelaskan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan termasuk pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk kedua korban, serta seprai dan baju yang berlumuran darah. Barang-barang bukti tersebut dibawa dengan menggunakan kain besar untuk kemudian disita sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Barang bukti yang sudah kami amankan, yaitu pisau yang diduga dipakai untuk melakukan pembunuhan. Setelah itu, seprai, baju yang berlumuran darah, dan lain-lain,” ungkap Gogo.
Petugas terlihat mengangkut bundel barang bukti tersebut ke mobil dengan hati-hati, memastikan semua bukti yang ada terjaga dengan baik.
Mengenai motif pembunuhan, AKBP Gogo Galesung menyebutkan bahwa penyelidikan masih dalam tahap awal. Pihak kepolisian belum dapat memastikan alasan di balik tindakan tragis yang dilakukan oleh MAS, meskipun keterangan awal dari pelaku menunjukkan adanya faktor yang mempengaruhi perilakunya.
“Ini masih kita dalami, ini kan masih awal sekali, ini keterangan awal dari kami ya,” ujar Gogo.
Ketika ditanya apakah ada percekcokan sebelum kejadian, Gogo mengaku bahwa tidak ada keterangan yang mengarah pada adanya pertengkaran antara MAS dan anggota keluarganya sebelum peristiwa tersebut. “Enggak, enggak ada. Sementara belum ada,” tambahnya.
Namun, dalam interogasi awal, MAS mengungkapkan bahwa dia merasa tidak bisa tidur dan merasa ada sesuatu yang membisikkan dirinya untuk melakukan tindakan tersebut. “Dia merasa dia tidak bisa tidur, terus ada hal-hal yang membisiki dia, yang membuatnya merasa seperti itu,” kata Gogo.
Akibat kejadian ini, sang ayah dan nenek MAS meninggal dunia di lokasi, sementara ibu MAS masih dalam keadaan kritis dan sedang dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mendalami motif dan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi tindakan pelaku.
(N/014)
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
DELI SERDANG Tim nasional Indonesia U19 harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australia pada
OLAHRAGA
BANDA ACEH Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerinta
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menerima audiensi jajaran PT Pertamina di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026). Pertem
NASIONAL
Oleh Yakub F. IsmailKebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi merupakan sebuah langkah yang penuh liku.Kebij
OPINI
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sel
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di daerah itu untuk menyukse
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan menerima putusan banding terhadap terpidana kasus korupsi tata kelola minyak, Muhammad Kerry
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan aliran suap yang diterima mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, dengan nilai menca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komedian Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 11 Juni 2026, terkait kasus dugaan penipuan dan pengg
HUKUM DAN KRIMINAL