BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Saurip Kadi: Negara Harus Kembali pada Etika dan Keberpihakan kepada Rakyat

gusWedha - Senin, 22 September 2025 12:52 WIB
Saurip Kadi: Negara Harus Kembali pada Etika dan Keberpihakan kepada Rakyat
Tenaga Ahli Penasehat Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Tenaga Ahli Penasehat Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi, menegaskan bahwa arah pengelolaan negara harus dikembalikan pada nilai-nilai etika dan keberpihakan kepada rakyat, bukan semata-mata berdasarkan hukum dan konstitusi tanpa roh moral.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum diskusi kebangsaan di Jakarta, Minggu (21/9).

Dalam kesempatan itu, Saurip menilai bahwa berbagai kebijakan negara selama ini kerap mengesampingkan dimensi etika dan tanggung jawab sosial, sehingga menjauhkan negara dari rakyatnya sendiri.

Baca Juga:
"Masalah besar kita hari ini adalah menata dan mengelola negara hanya berlandaskan konstitusi dan hukum, lepas dari etika. Ini tidak boleh diulangi," ujar Saurip dengan tegas.

Ia menyoroti bagaimana sejak sebelum Indonesia merdeka, berbagai komunitas adat seperti Samin, Tengger, dan Dayak telah hidup dengan sistem sosial yang berdaulat.

Namun, setelah republik berdiri, justru muncul persoalan-persoalan mendasar seperti pengisian kolom agama yang dinilai mengharuskan warga berbohong demi identitas.

"Tanpa rakyat Samin, tanpa rakyat Tengger, tanpa rakyat Dayak, itu bukan Republik Indonesia. Pemahaman semacam ini harus dihentikan," katanya.

Saurip juga mengkritik kebijakan masa lalu, terutama di era Orde Baru, yang menciptakan diskriminasi terhadap rakyatnya sendiri.
Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usai RI dan Nepal, Kini Filipina dan Peru Memanas! Bendera One Piece Berkibar
Ketua PN Banda Aceh Lantik Tiga Pejabat Kesekretariatan Baru, Dorong Pelayanan Publik Berkualitas
Diduga Jadi Korban Rekayasa Kasus Narkoba, Keluarga Rahmadi Minta Kapolri Turun Tangan
Kapolri Bentuk Tim Reformasi Internal Polri, Komjen Chryshnanda Ditunjuk Sebagai Ketua
Anggota TNI Minta Maaf Usai Aniaya Pengemudi Ojol di Pontianak, Proses Hukum Tetap Berjalan
Pesan Ketua Umum Kombatan di HUT ke-8: Hukum Bersih, Korupsi Diberantas, Rakyat Sejahtera
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru