"Belakangan ini saya lebih fokus pada program digitalisasi dengan BI. Jadi kalau ada pihak yang menyeret-nyeret, tidak perlu didorong-dorong, nanti juga akan ketahuan kalau memang ada keterlibatan," ujarnya kepada media lokal.
Sikap tenang Gus Irawan menimbulkan spekulasi di tengah publik. Ada yang menilai ia percaya diri karena merasa tidak terlibat, namun tak sedikit pula yang melihatnya sebagai strategi komunikasi di tengah tekanan penyelidikan.
Di luar keterlibatan langsung dalam kasus CSR, sorotan publik kini tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Gus Irawan yang mencengangkan. Berdasarkan data terakhir, total kekayaannya mencapai hampir Rp50 miliar.
Rincian harta tersebut antara lain:- Tanah dan Bangunan: Rp40,39 miliar
- Kendaraan Mewah: Termasuk Toyota Alphard, Lexus LX 570, dan Toyota Fortuner, total Rp3,26 miliar