Rico Waas Ungkap Cara Medan Jaga Harga Pangan dan Respons Cepat Keluhan Warga
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan strategi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menjaga stabilitas pangan, keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Meta Ayu Puspitantri, istri almarhum mantan diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan, memberikan klarifikasi terkait sejumlah barang yang disebut sebagai barang bukti, sekaligus menyatakan dukungan terhadap rencana ekshumasi yang direkomendasikan Komisi XIII DPR RI.
"Barang-barang kewanitaan yang ditunjukkan sebagai barang bukti itu milik saya, termasuk sandal berwarna merah muda dan alat kontrasepsi. Itu semua barang kami berdua, kenapa justru itu yang dijadikan bukti," kata Meta seusai rapat dengar pendapat umum dengan Komisi XIII DPR di kawasan Parlemen, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Meta menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta pergeseran CCTV di tempat kos Arya dan telah mengonfirmasi hal ini saat pihak kepolisian menggelar perkara. Ia juga membantah narasi mengenai tekanan finansial keluarga.Baca Juga:
"Kami keluarga biasa, tagihan bulanan paling Spotify, Netflix. Mas Daru juga tipe yang lebih suka pulang cepat daripada keluyuran," ujarnya.
Meta menyatakan setuju dengan rencana membuka kembali kasus kematian suaminya dan melakukan ekshumasi, yang juga didukung oleh Komisi XIII DPR. "Saya berterima kasih sekali kepada Komisi XIII yang sudah membantu keluarga kami," tambahnya.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, menegaskan Polri hingga kini belum memberikan respons resmi atas surat yang dilayangkan keluarga.
"Kami minta paling tidak minggu ini dijawab. Kalau memang tidak ada kepentingan, kenapa harus takut menjawab?" tegasnya. Nicholay menambahkan, pihaknya menilai ada pihak-pihak yang ingin menutupi kasus ini. "Jujur saja, pasti sindikat yang menginginkan kematian almarhum ini tidak tinggal diam," kata Nicholay.*
(J006)
Pihaknya juga menegaskan akan terus meminta agar kasus ini ditarik ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) untuk memastikan penyelidikan lebih transparan.
Sebelumnya, Komisi XIII DPR dalam rapat tersebut meminta agar kasus Arya Daru dibuka kembali dengan opsi ekshumasi, serta melibatkan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian HAM untuk memastikan transparansi penanganan.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan strategi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menjaga stabilitas pangan, keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap pengelolaan barang bukti di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) bisa menj
NASIONAL
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melakukan penyesuaian susunan kepengurusan harian melalui Surat Keputusan PWI Pusat Nomor
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kem
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap alasan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) yang dibentuk Pre
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mendesak Perserikatan BangsaBangsa dan Amerika Serikat segera turun tangan menekan Israel aga
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026). Dalam agenda tersebut, Prabowo dise
POLITIK
BANDA ACEH Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar memanggil Sekretaris Daerah Aceh untuk meminta laporan dan penjelasan terkait penerbi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Tekanan jual yang masif membuat seju
EKONOMI
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memburu bandar narkoba bernama Wawan alias W yang diduga mengendalikan sejumlah lapak narkoba
HUKUM DAN KRIMINAL