Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan kasus kematian Diplomat Ahli Muda Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, tidak pernah dihentikan dan akan terus berlanjut jika ditemukan bukti baru.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menegaskan, pihaknya terbuka terhadap novum baru yang diajukan oleh keluarga maupun kuasa hukum Arya Daru. Ia menekankan, setiap petunjuk atau barang bukti akan diuji terlebih dahulu untuk memastikan kesesuaiannya dengan temuan penyidik.
"Kalau memang nanti ada novum baru, alat bukti baru, petunjuk baru, kemudian barang bukti baru yang diajukan oleh keluarga kepada penyelidik, sudah pasti akan diuji keterangan tersebut," kata Reonald di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Oktober 2025.Baca Juga:
Reonald menambahkan, hasil pengujian nantinya akan menentukan apakah kasus ini dapat naik ke tahap penyidikan atau tidak. Ia menegaskan, hingga kini Direktorat Reserse Kriminal Umum belum pernah menghentikan penyelidikan kasus Arya Daru.
Polda Metro Jaya juga menghormati langkah keluarga, khususnya istri Arya Daru, Meta Ayu Puspitantri, yang bersama kuasa hukum menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi 13 DPR pada Selasa, 30 September 2025. Semua masukan dari DPR disebut akan dipelajari dan ditindaklanjuti oleh penyidik.
Sebelumnya, pengacara keluarga, Martin Lukas Simanjuntak, mengaku mengantongi sejumlah petunjuk penting yang bisa membuka tabir kematian Arya Daru. Menurutnya, penyidik lah yang seharusnya menguatkan petunjuk tersebut menjadi alat bukti.
Martin menilai, kunci dari kasus ini ada pada keseriusan aparat penegak hukum. Ia menegaskan, keluarga hanya dapat membantu memberikan petunjuk, sedangkan kewajiban mencari alat bukti ada pada penyidik.
Arya Daru ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025. Saat ditemukan, wajah hingga kepala korban dalam kondisi terlilit lakban kuning.
Namun, setelah lebih dari dua pekan penyelidikan, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan pihak lain dan menyatakan Arya Daru meninggal karena bunuh diri. Kesimpulan tersebut hingga kini masih diperdebatkan oleh pihak keluarga.*
(met/dv14)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN