BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dua Saksi Hari Ini

Abyadi Siregar - Kamis, 09 Oktober 2025 13:46 WIB
Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dua Saksi Hari Ini
Gedung KPK. (foto: Wulandari Aprilliyanti/Gmaps)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil dua orang saksi dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Dua saksi yang diperiksa adalah Abdullah Zunaidi Harahap, Direktur PT Ila Safinatin Najah, dan seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kemenag, Abdul Basir.

Baca Juga:

"Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2023–2024," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (9/10).

Namun hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai peran atau keterkaitan kedua saksi dalam perkara tersebut. Materi pemeriksaan pun belum dibuka ke publik.

Kasus ini bermula dari tambahan kuota haji sebanyak 20.000 jemaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia pada 2023, setelah pertemuan dengan Presiden ke-7 Joko Widodo.

KPK menduga ada permainan di balik pengelolaan kuota tambahan tersebut.

Informasi yang dikantongi penyidik menunjukkan adanya intervensi dari asosiasi travel haji yang menghubungi pihak Kemenag untuk menegosiasikan pembagian kuota.

Padahal, secara aturan, kuota haji khusus hanya boleh maksimal 8 persen dari total kuota nasional.

Namun, sebuah rapat disebut telah menyepakati pembagian 50 persen untuk kuota reguler dan 50 persen untuk kuota khusus.

Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 130 Tahun 2024, yang ditandatangani oleh Menag saat itu, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut.

Lebih lanjut, KPK menduga adanya praktik suap berupa setoran uang dari pihak travel haji yang memperoleh kuota tambahan.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Uang Negara RP 7,4 Miliar Kembali! Kejati Lampung Bongkar Korupsi Tol Raksasa
KPK Belum Umumkan Tersangka Skandal Kuota Haji, Ini Alasannya!
Kepala Desa Aek Nabara Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Rp486 Juta
Pemenang Tender Jalan di Sumut Sudah Diatur Sebelum Anggaran Disahkan, Nama Bobby Nasution Disebut
Saksi Buka Aib Korupsi Jalan Sipiongot, Ada Tradisi ‘Uang Klik’
23 Saksi Dipanggil KPK, Jejak Suap Proyek Jalan Sumut Makin Terang!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Membaca Peta Politik 2029

Membaca Peta Politik 2029

Oleh Yakub F. IsmailKONTESTASI Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 diproyeksikan bakal berjalan seru. Ini disebabkan arena pertarungan politi

OPINI