Pisah Sambut Kapolres Asahan Diwarnai Doa Bersama untuk Korban Gempa Simalungun dan NTT
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN – Enam orang pemuda asal Desa Aek Badak Jae, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya mengakui perbuatannya setelah videonya yang bertajuk "Challenge Mamak Bere" viral di media sosial dan memicu keresahan publik.
Mereka telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak kepolisian pada Minggu malam (12/10/2025).
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, melalui Kasi Humas IPDA Amalisa Nofriyanthi Siregar, S.H., membenarkan bahwa keenam orang yang diduga sebagai pemeran dalam video TikTok berisi konten vulgar tersebut telah dimintai keterangan oleh petugas gabungan dari Sat Intelkam Polres Tapsel dan Polsek Batang Angkola.Baca Juga:
"Benar, para terduga pelaku yang muncul dalam video TikTok vulgar tersebut sudah dipanggil. Mereka mengakui bahwa benar merekalah yang ada di dalam video yang sempat viral di media sosial itu," ujar IPDA Amalisa saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2025).
Keenam terduga pelaku yang berinisial F.D., M.A.D., A.S., M.N., P.N., dan A.E.P. merupakan warga setempat.
Dalam pemeriksaan awal, mereka menyebut video itu dibuat hanya sebagai hiburan dan tanpa niat untuk meresahkan masyarakat.
Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa konten tersebut tetap mengandung unsur pelanggaran norma kesusilaan dan tidak pantas dipertontonkan ke publik.
"Konten itu jelas melanggar norma kesusilaan dan menimbulkan keresahan publik, meskipun mereka berdalih hanya untuk hiburan," lanjut IPDA Amalisa.
Menanggapi kegaduhan yang ditimbulkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sayurmatinggi bersama Kepala Desa Aek Badak Jae langsung mengambil tindakan dengan melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Polres Tapanuli Selatan.
"Polres Tapsel sangat mengapresiasi langkah MUI Kecamatan Sayurmatinggi dan Kepala Desa Aek Badak Jae yang cepat tanggap terhadap keresahan warga. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas IPDA Amalisa.
Pihak kepolisian menyatakan akan terus mendalami unsur pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh para pelaku, termasuk kemungkinan pelanggaran UU ITE jika terbukti menyebarkan konten bermuatan asusila melalui media sosial.*
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilainilai Pancasila semakin penting di tengah
NASIONAL