Kapolri Terima Gelar Kehormatan Tapak Suci di Semarang, Diminta Jadi Cooling System Masyarakat
SEMARANG Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu
NASIONAL
MEDAN – Seorang pria bernama David Martua Nainggolan (27) tewas usai ditikam oleh pelaku tawuran di Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada Senin dini hari (13/10/2025).
Korban ditikam saat sedang berjalan pulang usai mengambil handphone yang sebelumnya ia gadaikan di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 03.15 WIB, saat suasana masih gelap dan kawasan tersebut diketahui menjadi titik kumpul dua kelompok yang diduga telah janjian untuk tawuran.Baca Juga:
"Pukul 03.15 WIB lah dia udah ditikam di situ, di bagian punggung kiri," ujar Ana Sitorus, kakak ipar korban, saat ditemui di rumah duka di Jalan Betet, Kecamatan Medan Denai, Senin (13/10).
Menurut penuturan keluarga, saat kejadian, David hendak menanyakan handphone miliknya yang sempat digadaikan di salah satu gang tak jauh dari lokasi tawuran.
Ia disebut keluar dari gang dekat rel kereta api menuju Jalan Padang, tanpa mengetahui bahwa sudah ada dua kelompok pemuda yang bersiap untuk bentrok.
"Si adik kami ini kan mau pergi ambil nasi babinya, ada HP kian digadaikannya di gang itu, jadi dia mau nanya HP-nya itu ke situ," ucap Ana.
Saat keluar dari gang, David diduga disangka bagian dari kelompok lawan oleh sekelompok pemuda yang berasal dari kawasan Jalan Padang.
"Rupanya orang sana, orang Jalan Padang itu, udah datang ke sini mau menyerang orang rel ini. Jadi karena ditengok dia keluar dari gang rel, 'ini anak rel satu', katanya. Langsung ditikam," tambahnya.
Usai ditikam di bagian punggung kiri, David masih sempat berlari menyelamatkan diri dalam kondisi terluka parah.
Ia kemudian dibantu oleh kawannya yang membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan David dinyatakan meninggal dunia tak lama kemudian.
"Sempat juga dia tertatih-tatih lari, itulah diselamatkan kawannya, disuruh dibawa ke rumah sakit. Itu yang datang ke rumah memberitahukan," terang Ana.
Korban diketahui sehari-hari membantu orang tuanya mengumpulkan pakan babi dari sisa nasi basi yang dikumpulkan sejak pagi hari.
"Dia membantu mamaknya ambil nasi busuk untuk pakan babi, pagi-pagi udah keluar orang itu bawa becak," ujarnya.
Kepolisian setempat membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi dan saat ini kasus ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Medan.
"Sudah kita cek, masih penyelidikan. Ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Medan," ujar Ras Maju Tarigan singkat.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut terkait identitas pelaku penikaman maupun jumlah anggota kelompok yang terlibat dalam tawuran tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti serta keterangan saksi.*
(d/a008)
SEMARANG Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai manfaat hilirisasi perlu dirasakan lebih adil oleh daerah pengh
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya menegaskan bahwa dari 996 senjata yang ditemukan di ruang Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah
EKONOMI
PANGKALPINANG Persoalan pemberitaan mengenai tin slag yang melibatkan PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (PT BBBS) memasuki babak baru. D
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyoroti kasus kematian W (30), mantan istri anggota Polri di Medan, yang disebut meninggal ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti maraknya konten hoaks aksi demonstrasi di media sosial yang dis
POLITIK
JAKARTA Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebutkan korban yang berhasil diselamatkan dalam
PERISTIWA
JAKARTA Sosiolog dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Ahmad Humam Hamid, menyampaikan harapannya usai Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabum
POLITIK
JAKARTA Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mendalami penyebab kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapat
PERISTIWA